Persepsi Guru Sekolah Dasar Terhadap Kesulitan Belajar Matematika Siswa
PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar matematika yang dialami siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi guru sekolah dasar terhadap kesulitan belajar matematika siswa. Penelitian ini melibatkan 39 guru Sekolah Dasar (SD) dari sekolah yang berada di Kelurahan Pantai Amal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan wawancara mendalam dengan enam guru sekolah dasar mewakili tipe dilakukan sebagai proses triangulasi. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi guru sekolah dasar terhadap kesulitan belajar matematika siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru tidak mengalami kesulitan selama proses pembelajaran matematika tetapi siswa terkadang tidak aktif, diam dan pasif dan cenderung tidak mengerti dengan materi yang telah disampaikan. Guru dapat mengetahui adanya kesulitan yang di alami oleh siswa dengan pemberian tugas secara langsung dan melihat nilai siswa yang tidak sesuai dengan KKM. Dengan begitu guru akan memberikan bimbingan secara khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan. Selain itu, guru menjelaskan materi secara berulang-ulang dan aktif memberikan latihan soal. Selama proses pembelajaran guru menggunakan media pembelajaran, alat peraga dan metode yang menarik agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran. Pihak-pihak yang juga terlibat mengenai adanya kesulitan belajar matematika yang utama adalah guru dan orang tua. Selain itu terdapat kerabat terdekat, teman sebaya dan juga perlu adanya dukungan dari komunitas edukasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan diagnostik guru masih perlu dukungan terutama dalam mendiagnosis adanya kesulitan belajar matematika yang di alami oleh siswa.