Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: limbah kepala udang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI TEPUNG KEPALA UDANG TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN NANNOCHLOROPSIS sp

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nannochloropsis sp. merupakan mikroalga berwarna hijau kuning, berbentuk bola, berukuran kecil yang berdiameter 2-4 µm. Nannochloropsis sp telah banyak digunakan sebagai pakan alami dalam usaha budidaya khususnya pembenihan. Untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangbiakannya, ketersediaan nutrien dalam media kultur Nannochloropsis sp. perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi pupuk organik cair dari kepala udang dan mengetahui dosis kombinasi pupuk organik cair dan pupuk komersil yang memberikan pertumbuhan terbaik pada Nannochloropsis sp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan terdiri P0: (100% pupuk komersil), P1: (50% komersil + 50% pupuk organik cair), P2: (75% pupuk komersil + 25% pupuk organik cair), P3: (100% pupuk organik cair). Data yang dihasilkan dianalisis dengan uji ANOVA dan diuji lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan nutrisi pupuk organik cair (POC) dari kepala udang terfermentasi belum memenuhi SNI. Penggunaan pupuk komersil dan pupuk organik cair mempengaruhi pertumbuhan Nannochloropsis sp. Puncak pertumbuhan Nannochloropsis sp tertinggi terjadi pada hari ke 7 yaitu pada perlakuan P0 (100% komersil), namun secara statistik tidak beda nyata dengan P1 (50 % komersil + 50% pupuk organik cair). Data pengukuran kualitas air selama masa kultur menunjukkan suhu 24 ̊C-28 ̊C, pH 7,11-7,44, salinitas 34-38, kandungan nitrat berkisar 0,26-2,06 mg/l, dan kandungan fosfat berkisar 0,19-0,39 mg/l.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KEPALA UDANG DALAM MEDIA KULTUR TERHADAP BIOMASSA CACING SUTRA (Tubifex sp)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cacing sutra adalah salah satu jenis pakam alami yang digemari larva ikan karena mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan larva ikan. Media hidup cacing sutra terdiri dari lumpur dan bahan organic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah kepala udang dalam media kultur terhadap biomassa dan populasi cacing sutra. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November bertempat di Laboratorium Mini Hactery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Cacing yang digunakan adalah cacing sutra berukuran 1,4-2,3cm. jumlah cacing sutra yang ditebar 10 gram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan Perlakuan A (tanpa penambahan tepung kepala udang), Perlakuan B (tepung kepala udang 200gram), Perlakuan C (tepung kepala udang 400gram), Perlakuan D(tepung kepala udang 600gram). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan Limbah Kepala Udang memberikan pengaruh nyata (p0,05) terhadap populasi dan biomassa cacing sutra (Tubifex sp). Populasi dan biomassa tertinggi terdapat pada perlakuan C 17826± 311 individu dengan biomassa 18.00± 0.31 gram yang dicapai hari ke 20 berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa Limbah Kepala Udang dapat meningkatkan Populasi dan biomassa Cacing Sutra (Tubifex sp).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail