Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: financial statement fraud
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETEKSI FINANCIAL STATEMENT FRAUD MENGGUNAKAN RANDOM FOREST PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecurangan laporan keuangan (Financial Statement Fraud) merupakan masalah serius yang dapat merugikan investor dan pengguna laporan keuangan. Seiring perkembangan teknologi, metode konvensional dinilai belum optimal sehingga diperlukan pendekatan Machine Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Random Forest dalam mendeteksi Financial Statement Fraud serta mengidentifikasi variabel yang paling berkontribusi berdasarkan Fraud Triangle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri atas 73 perusahaan dengan 292 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Deteksi fraud dilakukan menggunakan Beneish M-Score dengan variabel Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, dan Change in Auditor. Data diolah melalui pre-processing, SMOTE, dan pemodelan Random Forest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest mampu mendeteksi fraud dengan nilai accuracy sebesar 0,7627. Variabel yang paling dominan adalah Nature of Industry, diikuti Financial Target dan External Pressure, sedangkan Change in Auditor memiliki kontribusi paling kecil. Kesimpulannya, Random Forest dapat digunakan sebagai metode dalam mendeteksi Financial Statement Fraud, meskipun masih perlu pengembangan lebih lanjut. Financial statement fraud is a serious issue that can harm investors and users of financial statements. By advancement of technology, conventional methods are considered suboptimal, necessitating a Machine Learning approach. This study aims to determine the ability of Random Forest to detect financial statement fraud and to identify the variables that contribute most significantly based on the Fraud Triangle. This study employed a quantitative approach on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2024. The research sample consisted of 73 companies with 292 observations selected using purposive sampling. Fraud detection was performed using the Beneish M-Score with the variables Financial Target, External Pressure, Nature of Industry, and Change in Auditor. The data was processed through pre-processing, SMOTE, and Random Forest modeling. The results showed that Random Forest is capable of detecting fraud with an accuracy of 0.7627. The most dominant variable is Nature of Industry, followed by Financial Target and External Pressure, while Change in Auditor has the smallest contribution. In conclusion, Random Forest can be used as a method for detecting Financial Statement Fraud, although further development is still needed.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Machine Learning untuk Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan : Sintesis Literatur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Artificial intelligence advancements are transforming accounting and auditing methods, particularly in identifying fraud in increasingly complicated financial accounts The limitations of conventional audit methods in identifying patterns of anomalies in large-scale data have led to the use of machine learning as a more efficient approach. This study was to investigate global research trends, identify the methods employed, and suggest future research prospects. The method used was a systematic literature review (SLR) based on PRISMA criteria, with 162 publications picked from the Scopus database between 2019 and 2024 The results show a huge rise in research. Decision trees, support vector machines, and neural networks are the most commonly utilized algorithms for categorizing fraud and non-fraud data. Although effective, the method is limited in terms of interpretability and data requirements. This study provides an overview of the current state of the art and lays the groundwork for future technology-based audit research and practice.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Mendeteksi Financial Statement Fraud dengan Pendekatan Fraud Hexagon pada Perusahaan Konstruksi Bangunan Tahun 2019-2023

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen Fraud Hexagon yang terdiri dari Stimulus (tekanan), Capability (kemampuan), Collusion (kolusi), Opportunity (peluang), Rationalization (rasionalisasi), dan Ego terhadap deteksi financial statement fraud. Studi ini berfokus pada perusahaan sektor konstruksi bangunan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total 16 perusahaan yang memenuhi kriteria, menghasilkan 80 data observasi selama lima tahun penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik melalui perangkat lunak SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Stimulus (yang diproksikan dengan financial stability), Capability (yang diproksikan dengan change in director), dan Opportunity (yang diproksikan dengan nature of industry) berpengaruh positif dan signifikan terhadap potensi financial statement fraud. Sebaliknya, variabel Collusion, Rationalization (yang diproksikan dengan total accrual to total asset), dan Ego (yang diproksikan dengan dualisme pemimpin) tidak berpengaruh signifikan dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan konstruksi bangunan yang diteliti. Temuan ini diharapkan dapat membantu manajemen, investor, dan regulator dalam mengidentifikasi indikator risiko kecurangan di sektor konstruksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail