Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: efisiensi anggaran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS IMPLEMENTASI POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM (PPK-BLU) PADA BLU UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA (UPBU) JUWATA

2025•

Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) merupakan kebijakan strategis dalam reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan sektor publik di Indonesia, yang mengadopsi prinsip New Public Management (NPM). Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi satuan kerja pemerintah dalam mengelola keuangan secara efisien, produktif, dan akuntabel tanpa mengabaikan orientasi pelayanan publik. UPBU Juwata Tarakan, sebagai UPT di bawah Kementerian Perhubungan, telah berstatus BLU sejak 2017 dan memainkan peran strategis dalam mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PPK-BLU di UPBU Juwata dan mengevaluasi sejauh mana pengelolaan keuangannya mencerminkan prinsip good governance, efisiensi anggaran, serta peningkatan kualitas layanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan telaah dokumen seperti RSB, RBA, DIPA, dan laporan keuangan BLU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PPK-BLU memberikan manfaat nyata, seperti fleksibilitas dalam pengelolaan PNBP, percepatan realisasi anggaran, dan peningkatan akuntabilitas pelaporan. Namun, tantangan seperti belum optimalnya Pemanfaatan teknologi informasi, kurangnya pelatihan SDM, lemahnya koordinasi internal, serta dinamika eksternal seperti perubahan regulasi dan tekanan terhadap standar layanan masih menjadi hambatan. Berdasarkan model implementasi Grindle, keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada isi kebijakan dan konteks pelaksanaannya, termasuk regulasi, kapasitas lembaga, dan kesiapan SDM. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya studi pengelolaan keuangan sektor publik berbasis kinerja. Secara praktis, temuan ini menjadi masukan strategis bagi UPBU Juwata dan pemangku kebijakan dalam memperkuat tata kelola BLU, khususnya di sektor transportasi udara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2015-2022

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2015–2022. Latar belakang penelitian didasarkan pada fluktuasi realisasi belanja dan pendapatan daerah yang memerlukan evaluasi agar anggaran dapat digunakan secara optimal sesuai dengan prinsip otonomi daerah. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Keuangan dan Aset Daerah. Analisis efektivitas dihitung dengan membandingkan realisasi belanja terhadap target belanja, sedangkan analisis efisiensi dilakukan dengan membandingkan realisasi belanja terhadap realisasi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas APBD selama periode tersebut berfluktuasi, dengan rentang nilai antara 81% hingga 102%, sehingga kinerja pengelolaan belanja tergolong “cukup efektif” sampai “sangat efektif” pada beberapa tahun tertentu. Rata-rata efektivitas keseluruhan berada pada kisaran 88%, masuk kategori cukup efektif. Sementara itu, efisiensi anggaran juga berfluktuasi, dengan nilai antara 78% hingga 107%, sehingga kriteria berkisar dari “tidak efisien” hingga “efisien”. Pada 2021 dan 2022, nilai efisiensi mencapai 79% dan 78%, sehingga masuk kategori efisien, sedangkan rata-rata efisiensi selama delapan tahun adalah 89%, tergolong cukup efisien. Temuan ini menunjukkan bahwa perencanaan dan realisasi pendapatan serta target belanja perlu terus diperbaiki agar kinerja keuangan daerah menjadi lebih stabil dan optimal. Penelitian diharapkan menjadi masukan untuk pemerintah daerah dalam meningkatkan akurasi perencanaan anggaran, optimalisasi pendapatan asli daerah, dan pengawasan pengeluaran agar arah kebijakan keuangan lebih berorientasi pada hasil

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail