Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: edible coating
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan kulit udang sebagai bahan edible coating untuk memperpanjang masa simpan jambu air ( syszygium samarangense aquenum )

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jambu air merupakan jenis buah berkulit tipis yang sangat mudah mengalami pembusukan, sehingga rusak fisik sedikit saja pada buah akan mempercepat terjadinya pembusukan buah. Buah jambu air juga memiliki kadar air yang tinggi dan masa simpan yang pendek. Sebanyak 50% dari limbah kulit udang mengandung kitin yang dapat dimanfaatkan sebagai edible coating. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kulit udang sebagai bahan edible coating dalam memperpanjang masa simpan buah jambu air dan untuk mengetahui konsentrasi bahan edible coating yang tepat dalam memperpanjang masa simpan buah jambu air. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 1 faktor yaitu konsentrasi kitosan yang terdiri 6 perlakuan yaitu C0 = Tanpa pemberian kitosan, C1 = Kitosan konsentrasi 1%, C2 = Kitosan konsentrasi 1,5%, C3 = Kitosan konsentrasi 2%, C4 = Kitosan konsentrasi 2,5, C5 = Kitosan konsentrasi 3%. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari analisis kadar abu kitosan, analisis kadar air kitosan, derajat deasetilasi kitosan, kadar air jambu air, susut bobot jambu air, dan kadar vitamin C jambu air. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada hari ke-12 setelah diberi edible coating kitosan kulit udang kadar air tertinggi buah jambu air ialah pada perlakuan C3 (Kitosan konsentrasi 2%) yaitu sebesar 83,00% dan kadar air terendah pada perlakuan kontrol P0 (Tanpa pemberian kitosan) yaitu sebesar 71,57%. Pada kadar vitamin C, jambu air yang memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu pada perlakuan C3 (Kitosan konsentrasi 2%) yaitu sebesar 43,03% dan kadar vitamin C terendah pada perlakuan kontrol P0 (Tanpa pemberian kitosan) yaitu sebesar 31,07%. Parameter susut bobot jambu air menunjukkan perlakuan konsentrasi kitosan kulit udang pada jambu air tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut bobot jambu air.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EDIBLE COATING AKTIF GELATIN TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) DAN EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia) UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS IKAN BANDENG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bandeng (Chanos chanos) adalah salah satu ikan budidaya yang hidup di air payau atau ikan dari tambak dengan prospek pengembangan yang baik. Kelimpahan produksi ikan bandeng harus disertai dengan pengendalian mutu yang baik. Ikan bandeng mudah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas bakteri karena itu perlu adanya suatu pengawetan berupa pengawetan secara alami seperti edible coating. Pada penelitian ini edible coating terbuat dari bahan dasar gelatin tulang ikan bandeng. Tujuan penelitian ini untuk menguji kemampuan dan menentukan komposisi terbaik edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak terhadap daya simpan daging ikan bandeng pada suhu dingin. Penelitian diawali dengan pembuatan gelatin melalui 4 tahap yaitu degreasing, demineralisasi, ekstraksi dan pengeringan. Rendemen gelatin yang dihasilkan sebesar 10,6%. Pada penelitian ini pembuatan edible coating dengan konsentrasi ekstrak bawang dayak sebesar 0%, 1%, 2% dan 3%. Pengaplikasian edible coating pada ikan bandeng menggunakan metode perendaman. Tingkat kesegaran ikan bandeng selama penyimpanan dianalisis pada jam ke 0, 24, 48 dan 72 jam yang meliputi pengujian Total Plate Count (TPC), uji Nilai Peroksida/peroxide value (PV), dan pH. Berdasarkan hasil penelitian ini, edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak dengan konsentrasi 0%, 1%, 2% dan 3% memiliki kemampuan dalam mempertahankan kualitas ikan bandeng pada suhu dingin. Hal ini dapat dilihat pada nilai pengujian TPC dengan jumlah koloni bakteri 3,13 logCFU/g , uji PV 2 mEq/kg dan uji pH 6,3-6,4 dimana komposisi terbaik yaitu edible coating gelatin dengan penambahan ekstrak bawang dayak 2%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail