Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: dosis.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN PEMBERIAN SERBUK SABUT KELAPA (Cocopeat) TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL TANAMAN BAYAM (Amaranthus SP.) DAN SAWI (Brassica juncea L.)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sawi hijau merupakan jenis sayur yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Konsumennya mulai dari golongan masyarakat kelas bawah hingga golongan masyarakat kelas atas. Selain tanaman sawi terdapat juga tanaman bayam yang menjadi tanaman konsumsi bagi sebagian besar masyarakat pada umumnya. Media tanam (cocopeat) merupakan media tanam yang ideal dalam budidaya tanaman sayur , hal ini dikarenakan sifat dari (cocopeat) yang porous dan mampu menyimpan air dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan tanaman sawi dan bayam pada pemberian (cocopeat) dengan komposisi yang berbeda. Untuk dapat mengetahui hasil dari penggunaan dan pemanfaatan penggunaan (cocopeat) terhadap tanaman sawi dan bayam. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 8 ulangan sehingga di dapatkan 32 unit percobaan dengan taraf dosis:P0=0gram/petak,P1=550gram/petak,P2=750gram/petak,P3=950gram/petak. Analisis data yang digunakan yaitu Anova dengan satu faktor dan dilanjutkan uji DMRT dengan taraf 5%. Kesimpulan Pengaplikasian (cocopeat) pada media tanam dengan dosis 950 gram memberikan pengaruh pertumbuhan yang berbeda nyata pada tanaman sawi (Brassica juncea L.) dan tanaman bayam (Amaranthus SP.). Pengaplikasian cocopeat dengan dosis 950 gram memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman sawi dan bayam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI CAISIM (BRASSICA JUNCEAE L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sawi merupakan tanaman hortikultura yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki kandungan gizi dan manfaat bagi kesehatan. Sawi ini banyak diusahakan para petani karena mempunyai banyak potensi untuk terus dikembangkan dan mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomis tinggi, dari daun hingga batangnya. Beberapa faktor penunjang keberhasilan budidaya tanaman sawi salah satunya adalah ketersedian unsur hara yang cukup bagi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi tersebut. Upaya yang biasa dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan budidaya tanaman sawi yaitu, menggunakan pupuk dengan dosis yang tepat. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yaitu cangkang telur ayam. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki keadaan dan kandungan hara tanah sehingga dapat mengembalikan kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian tepung cangkang telur ayam pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim Brassica junceae L dan mengetahui dosis tepung cangkang telur ayam yang optimal pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim Brassica junceae L. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2019 di Asrama St. Eugenius Demazenod Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari lima perlakuan, P0 (0 g), P1(10 g), P2 (20 g), P3 (30 g), P4 (40 g). dan lima ulangan. Parameter pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, panjang daun, dan berat basah. Hasil dari penelitian ini menunjukan Pemberian pupuk cangkang telur ayam mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi pada 7, 14, dan 21 hst serta hasil tanaman sawi pada 24 hst Pemberian pupuk tepung cangkang telur ayam dengan dosis 40 g (P4) mampu memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman 14 hst (26.81 cm), 21 hst (40.34 cm), lebar daun 14 hst (10.79 cm) dan jumlah daun 14 hst (7.04 cm), 21 hst (12.68 cm), panjang daun 24 hst (22.88 cm ) dan berat basah 24 hst (175.03 g ).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail