ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumput laut Eucheuma cottonii merupakan komoditas unggulan Indonesia dengan potensi besar terutama di daerah Kota Tarakan, namun pemanfaatannya masih terbatas pada produk kering atau agar-agar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan gizi permen jelly berbasis rumput laut serta menentukan formulasi terbaik sebagai upaya diversifikasi hasil perikanan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan yaitu F1 (rumput laut 30% + gelatin 6%), F2 (rumput laut 40% + gelatin 8%), dan F3 (rumput laut 50% + gelatin 10%). Analisis proksimat dilakukan untuk mengukur kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan variasi kandungan gizi antar perlakuan. Kadar air 56-62%, kadar abu 0-1%, kadar protein 6,46-16,28%, kadar lemak 0,688-1,756%, dan karbohidrat 24,104-32,168%. Formulasi F1 unggul dalam kadar protein tertinggi (16,19%) dan lemak terendah (0,90%), cocok untuk produk tinggi protein rendah lemak. Formulasi F3 unggul dalam kadar karbohidrat tertinggi (30,22%), cocok sebagai sumber energi cepat. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa permen jelly rumput laut Eucheuma cottonii berpotensi sebagai camilan sehat dengan dua formulasi terbaik sesuai tujuan penggunaan. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan uji organoleptik dan menguji metode pengeringan terkontrol untuk meningkatkan kualitas produk.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang terus mengalami peningkatan seiringn dengan pertumbuhan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi kondisi ketahanan pangan dan merumuskan strategi peningkatan ketahanan pangan di Kota Tarakan. Penelitia ini dilakuakan di dinas ketahanan pangan dan pertanian dengan metode purposive sampling menggunakan Teknik responden (key informan), metode yang digunakan meliputi survei, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan yaitu identifikasi, diagnosis, dan treatmen. Kota Tarakan menghadapi tantangan besar dalam hal ketahanan pangan pangan terutama karena ketergantungan yang sangat tinggi terhadap pasokan pangan dari luar daerah kususnya beras, di mana lebih dari 95% pasokan berasal impor. Produksi lokal hanya mencapai sekitar 18.101 ton per tahun jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengkonsumsi beras sebesar 100-140 kg per kapita per tahun. Selain itu keterbatasan lahan pertanian dan insfratuktur yang tidak memadai memperburuk stuasi untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Strategi yang di usulkan meliputi peningkatan produksi pangan lokal optimalisasikan penggunaan lahan, pengembangan insfratuktur pertanian serta penerapan teknologi rama lingkungan. selain itu diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, permodalan, serta mendukung regulasi untuk melindungi dan memperkuaat produksi pangan lokal. Implementasi strategi ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang stabil dan berkelanjutan di kota Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PEMANFAATAN DAUN TANAMAN KELOR (Moringa oleifera) MENJADI OLAHAN MAKANAN YANG KAYA AKAN ANTIOKSIDAN DAN PROTEIN Abstrak Diversifikasi pangan menjadi salah satu solusi dalam mempertahankan kedaulatan pangan. Usaha yang dapat dilakukan melalui diversifikasi pangan yaitu dengan memanfaatkan potensi tanaman kelor (Moringa oleivera) menjadi olahan makanan yang kaya akan antioksidan dan protein. Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki fungsi yang sangat baik terhadap kesehatan seperti anti-hipertensi, anti kanker dan antimikroba. Penggunaan tepung daun kelor dapat digunakan sebagai prevensi untuk penyakit diabetes mellitus. Serbuk daun kelor berperan dalam memperbaiki sistem imun dan kandungan zat-zat bioaktif kelor yang telah dianalisa adalah beta carotene yang berfungsi sebagai phagocitotic activity. penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan daun kelor menjadi olahan makanan (kue kering) yang kaya antioksidan dan sumber protein. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pangan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian satu faktor dengan total 4 perlakuan yang di ulang sebanyak 6 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaans. Perlakuannya yaitu P0 = control (Tanpa penambahan tepung kelor), P1 = 30 gram tepung daun kelor + 200 gram terigu, P2 = 60 gram tepung daun kelor + 200 gram terigu, P3 = 90 gram tepung daun kelor + 200 gram terigu. Data yang diperoleh dianalis sidik ragam dan di uji lanjut dengan uji beda nyata jujur taraf 5%. Berdasarkan hasil uji protein membuktikan dengan penambahan tepung kelor menambah nilai protein dan aktivitas antioksidan dari kue kering.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
UMKM Ar-Raihan, Kota Tarakan ini memiliki peluang yang menjanjikan untuk terus dikembangkan mengingat produk yang dihasilkan adalah inovasi baru terutama dalam menunjang produk olahan baru dari rumput laut dalam meningkatkan keuntungan dan nilai tambah bagi pelaku usaha Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait diversifikasi dan nilai tambah produk olahan rumput laut di UMKM Ar-Raihan pertama, Untuk mengetahui diversifikasi produk olahan rumput laut yang paling diminati di UMKM Ar-Raihan.Kedua, untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari produk chips nori dan brownis rumput laut. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik yang mengelola UMKM Ar-Raihan adapun analisis data yang digunakan analisis Analisis Deskriptif , Analisis Total Biaya, Analisis Penerimaan, Penyusutan, dan Metode Hayami. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : pertama , UMKM Ar-Raihan melakukan kegiatan diversifikasi produk dengan berbahan dasar rumput laut dimana produk yang sudah dibuat di UMKM Ar-Raihan diantaranya Dodol, Brownies, Pilus, Coklat jelly, Pangsit, Agar-Agar, Chips Nori, Nugget. Dari beberapa macam produk olahan diversifikasi rumput laut di UMKM Ar-Raihan, produk olahan chips nori dan brownis rumput laut merupakan produk dengan peminat konsumen yang tinggi dan masih sering di produksi oleh UMKM Ar-Raihan Kedua: Nilai Tambah yang diperoleh UMKM Ar-Raihan dalam kegiatan produksi chips nori yaitu sebesar Rp. 1.563.323 dan rasio nilai tambah sebesar 86,85% yang tergolong dalam rasio tinggi. Kemudian nilai tambah brownis rumput laut sebesar Rp. 1.619.816 dan rasio nilai tambah sebesar 91,11% yang tergolong dalam rasio tinggi.