asuhan kebidanan pada bayi pasca imunisasi ganda dengan terapi komplementer kompres bawang merah di puskesmas pulau sapi
Abstrak Latar Belakang: Nyeri punggung pasca persalinan sering dialami ibu nifas dan dapat mengganggu aktivitas serta pemberian ASI. Penanganan farmakologis memiliki keterbatasan, terutama pada ibu menyusui. Effleurage massage merupakan terapi komplementer yang aman, efektif, dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan melalui effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu nifas. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menerapkan asuhan kebidanan pada bayi demam pasca imunisasi menggunakan kompres bawang merah dengan pendekatan 7 langkah Varney dan format SOAP. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Bayi , perempuan, usia 3 bulan yang mengalami demam (suhu 38,2°C) setelah imunisasi DPT dan PCV. Intervensi kompres bawang merah dilakukan selama 20 menit dengan monitoring suhu setiap 10 menit, dikombinasikan dengan pemberian ASI tambahan dan observasi kondisi umum bayi. Hasil: Setelah pemberian kompres bawang merah, terjadi penurunan suhu tubuh dari 38,2°C menjadi 37,1°C dalam waktu 25 menit. Bayi menunjukkan perbaikan kondisi dengan berkurangnya rewel, peningkatan nafsu menyusu, dan tidak ditemukan efek samping atau iritasi kulit. Orang tua menunjukkan respon positif dan antusiasme terhadap intervensi yang diberikan. Kesimpulan: Terapi komplementer kompres bawang merah terbukti efektif dalam menurunkan demam pasca imunisasi pada bayi dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, murah, dan mudah diaplikasikan oleh keluarga di rumah.