Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: VIKOR
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

.SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN ATLET BOLA VOLI PORPROV TARAKAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN VIKOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Pemilihan atlet bola voli untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kota Tarakan merupakan proses yang memerlukan penilaian terhadap berbagai kriteria dan kemampuan atlet yang beragam. Proses seleksi yang masih dilakukan secara manual dapat membutuhkan waktu dalam pengolahan data dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) seleksi atlet bola voli berbasis website menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIKOR. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas lima kriteria teknik dasar, yaitu passing bawah, passing atas, smash, service, dan block berdasarkan tingkat kepentingannya pada masing-masing posisi pemain. Selanjutnya, metode VIKOR digunakan untuk menghasilkan perankingan atlet berdasarkan nilai kompromi pada posisi setter, spiker, dan libero. Penilaian setiap teknik dasar dilakukan melalui 10 kali percobaan dengan skor 0 sampai 10 sehingga diperoleh nilai kriteria dalam rentang 0 sampai 100. Sistem dikembangkan menggunakan framework laravel untuk mengelola data atlet, kriteria, penilaian, perhitungan AHP dan VIKOR, serta hasil seleksi. Hasil AHP menunjukkan bobot tertinggi pada posisi setter adalah passing atas sebesar 0.5049, spiker adalah smash sebesar 0.4641, dan libero adalah passing bawah sebesar 0.5028. Hasil VIKOR menunjukkan tiga peringkat teratas pada posisi setter adalah Ga. 0.0000, Wa. 0.0296, dan Yu. 0.0419 spiker adalah Ar. 0.0000, An. 0.0555, dan Ha. 0.0812 serta libero adalah Ad. 0.0000, Za. 0.0442, dan Ra. 0.0523. Berdasarkan aturan klasifikasi, diperoleh 9 atlet kategori Layak dan 21 atlet kategori Tidak Layak. Pengujian black box testing menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya, sedangkan pengujian System Usability Scale (SUS) terhadap 20 responden memperoleh skor rata-rata 65.125 dengan kategori marginal. Sistem yang dibangun dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses seleksi atlet secara sistematis dan terstruktur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail