Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tindak Tutur.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINDAK TUTUR DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT MENGENAI COVID-19 DI KOTA TARAKAN (KAJIAN PRAGMATIK)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan yang berada di wilayah Amal, Kampung 1, Bom Panjang, Lingkas, serta simpang tiga. Jenis penilitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua puluh sembilan sumber data, dan empat puluh dua data yang didalamnya terdapat tindak tutur. Pertama, tindak tutur lokusi, peneliti menemukan sebanyak 9 tuturan, di antaranya, 2 data tindak tutur lokusi yang berupa pernyataan, salah satu tindak tutur lokusi pernyataan ialah kalimat “Kita Sambut Tahun Baru 2022 Dengan Rasa Optimisme Kita Akan Menang Melawan Covid-19” yang terdapat di wilayah Bom Panjang. 7 data tindak tutur lokusi berupa pemberitahuan, salah satu tindak tutur lokusi pemberitahuan ialah kalimat “Wastafel Tempat Cuci Tangan” yang terdapat di wilayah kampung 1. Kedua, tindak tutur ilokusi, peneliti menemukan sebanyak enam belas tuturan, di antaranya, 13 data tindak tutur ilokusi yang berupa ajakan dan meminta, salah satu tindak tutur ilokusi ajakan ialah kalimat “Ayo kuatkan imun kita dengan ikut vaksin, ayo lawan covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru. 3 data tindak tutur ilokusi yang berupa perintah, salah satu tindak tutur ilokusi perintah ialah kalimat “Lindungi diri dan keluarga kita dari serangan covid-19, tetap patuhi 5 M”, yang terdapat di wilayah Bom Panjang. Ketiga, tindak tutur perlokusi, peneliti menemukan sebanyak tujuh belas tuturan berupa daya pengaruh atau memberikan dampak kepada lawan tutur, salah satu tindak tutur perlokusi memberi daya pengaruh ialah kalimat “Tata cara mencuci tangan yang baik untuk mencegah covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMAKAIAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM ANIMASI ADIT DAN SOPO JARWO (KAJIAN PRAGMATIK)

2021•

PEMAKAIAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM ANIMASI ADIT DAN SOPO JARWO (KAJIAN PRAGMATIK) Abstrak Tujuan skripsi ini yaitu pertama, untuk mengetahui jenis tindak tutur direktif dalam dialog film animasi Adit dan Sopo Jarwo. Tujuan kedua, mendeskripsikan fungsi dari masing-masing jenis tindak tutur direktif dalam dialog film animasi Adit dan Sopo Jarwo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini yaitu tuturan film animasi Adit dan Sopo Jarwo. Data diperoleh dengan menggunakan teknik SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), teknik transkripsi data, dan teknik catat. Analisis data menggunakan model interaktif dari teori Miles dan Huberman. Penentuan data dalam film animasi Adit dan Sopo Jarwo didasarkan pada konteks tuturan dan indikator jenis tindak tutur direktif. Indikator permintaan menggunakan kata tolong, minta, mohon, harap, dapatkah seandainya, diminta dengan hormat, dan dimohon dengan sangat. Indikator perintah menggunakan kata biar, ayo, coba. Indikator larangan menggunakan kata jangan. Indikator nasihat menggunakan kata sebaiknya dan hendaknya. Indikator pertanyaan menggunakan kata apa, siapa, kenapa, dimana, kapan, dan bagaimana. Indikator pemberian izin menggunakan penanda kata silakan, biarlah, boleh, diperkenankan, dipersilakan, dan diizinkan. Hasil penelitian ini ditemukan 6 jenis tindak tutur direktif, yaitu permintaan berjumlah 14 data, perintah berjumlah 16 data, pertanyaan berjumlah 11 data, larangan 10 data, nasihat berjumlah 3 data, dan pemberian izin berjumlah 4 data. Jenis tindak tutur permintaan memiliki fungsi meminta 7 data dan memohon 7 data. Jenis perintah memiliki fungsi menghendaki 1 data, memerintah 13 data, dan mengarahkan 2 data. Jenis tindak tutur direktif pertanyaan memiliki fungsi bertanya 10 data dan menginterogasi 1 data. Jenis tindak tutur direktif larangan memiliki fungsi melarang 9 data dan membatasi 1 data. Jenis tuturan nasihat memiliki fungsi menasehati 2 data dan menyarankan 1 data. Jenis tindak tutur direktif pemberian izin memiliki fungsi mengizinkan 3 data dan membolehkan 1 data. Kata Kunci: Direktif, Pragmatik, Tindak Tutur. THE USE OF DIRECTIVE SPEAKING ACTIONS IN THE DIALOGUE OF ADIT DAN SOPO JARWO ANIMATION FILM (PRAGMATIC STUDY) Abstract The purpose of this research was to discover the types of directive speech acts in the dialogue of the animated film Adit dan Sopo Jarwo. The second objective was to describe the function of each type of directive speech act in the dialogue of the animated film Adit dan Sopo Jarwo. This research was a descriptive qualitative research. The data of the research were the speeches in the Adit dan Sopo Jarwo animated film. The data were obtained using the Simak Bebas Libat Cakap technique (observation non-participatory method), data transcription techniques, and note-taking techniques. Analysis of the data used an interactive model from Miles and Hurberman. Determining the data of the research was based on the context of speech and indicators of directive speech act types. The request indicator used the words tolong, minta, mohon, harap, dapatkah seandainya, diminta dengan hormat, and dimohon dengan sangat. The imperative indicator used the word biar, ayo, coba. The prohibition indicator used the word jangan. The indicator of advice used the words sebaiknya and hendaknya. Question indicators used the words apa, siapa, kenapa, dimana, kapan, dan bagaimana. Indicators of grating permission used the word markers silakan, biarlah, boleh, diperkenankan, dipersilakan, and diizinkan. The result found 6 types of directive speech acts, i.e. requests totaling 14 data, imperatives totaling 16 data, questions totaling 11 data, prohibitions 10 data, advices totaling 3 data, and granting permission totaling 4 data. The type of request speech act has the function of asking in 7 data and 7 data for begging. The imperative type has the function of requiring in 1 data, commanding 13 data, and directing in 2 data. The type of question directive speech act has the function of asking found in 10 data and interrogating in 1 datum. The type of prohibitive directive speech act has the function of prohibiting in 9 data and limiting in 1 datum. The type of advice speech has the function of advising in 2 data and suggesting in 1 data. The type of directive speech act of granting permission has the function of allowing in 3 data and granting in 1 datum. Keywords: Directive, Pragmatics, Speech Act.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail