Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

KHUSNUL KHOTIMAH

4 karya publik ditemukan.

2023: 22022: 2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENGLIHATAN DAN PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skizofrenia adalah penyakit mental serius yang ditandai oleh pikiran yang tidak koheren, perilaku aneh, ucapan aneh, dan halusinasi. Tujuan studi kasus pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan Asuhan Keperawatan kepada dua pasien dengan masalah utama yang sama yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan dan penglihatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus yaitu menggambarkan dan membandingkan 2 pasien dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan penyebab klien 1 tidak diangkat diagnosis risiko perilaku kekerasan dikarenakan klien tidak mengalami tanda dan gejala RPK pada saat di rawat di Ruangan Teratai sedangkan pada pasien 2 klien mengalami tanda dan gejala dari RPK di kerenakan isi halusinasi klien yang menyuruhnya membawa parang dan ingin kabur dari ruangan tempat klien di rawat. Dengan memberikan asuhan keperawatan maka dapat dilakukan berbagai tahapan dari beberapa proses asuhan keperawatan. Pada tahap pengkajian dapatkan perbedaan antara pasien 1 dan 2 yaitu pada isi halusinasi, frekuensi, waktu, situasi dan respon pasien pada saat halusinasinya terjadi. Maka dari itu diharapkan institusi dapat menambah refrensi mengenai strategi pelaksanaan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa sehingga intervensi mengenai strategi pelaksanaan oleh klien dapat tercapai dengan baik

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENGLIHATAN DAN PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN

2023 · Thesis ·

Skizofrenia adalah penyakit mental serius yang ditandai oleh pikiran yang tidak koheren, perilaku aneh, ucapan aneh, dan halusinasi. Tujuan studi kasus pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan Asuhan Keperawatan kepada dua pasien dengan masalah utama yang sama yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan dan penglihatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus yaitu menggambarkan dan membandingkan 2 pasien dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan penyebab klien 1 tidak diangkat diagnosis risiko perilaku kekerasan dikarenakan klien tidak mengalami tanda dan gejala RPK pada saat di rawat di Ruangan Teratai sedangkan pada pasien 2 klien mengalami tanda dan gejala dari RPK di kerenakan isi halusinasi klien yang menyuruhnya membawa parang dan ingin kabur dari ruangan tempat klien di rawat. Dengan memberikan asuhan keperawatan maka dapat dilakukan berbagai tahapan dari beberapa proses asuhan keperawatan. Pada tahap pengkajian dapatkan perbedaan antara pasien 1 dan 2 yaitu pada isi halusinasi, frekuensi, waktu, situasi dan respon pasien pada saat halusinasinya terjadi. Maka dari itu diharapkan institusi dapat menambah refrensi mengenai strategi pelaksanaan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa sehingga intervensi mengenai strategi pelaksanaan oleh klien dapat tercapai dengan baik

TINDAK TUTUR DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT MENGENAI COVID-19 DI KOTA TARAKAN (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan yang berada di wilayah Amal, Kampung 1, Bom Panjang, Lingkas, serta simpang tiga. Jenis penilitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua puluh sembilan sumber data, dan empat puluh dua data yang didalamnya terdapat tindak tutur. Pertama, tindak tutur lokusi, peneliti menemukan sebanyak 9 tuturan, di antaranya, 2 data tindak tutur lokusi yang berupa pernyataan, salah satu tindak tutur lokusi pernyataan ialah kalimat “Kita Sambut Tahun Baru 2022 Dengan Rasa Optimisme Kita Akan Menang Melawan Covid-19” yang terdapat di wilayah Bom Panjang. 7 data tindak tutur lokusi berupa pemberitahuan, salah satu tindak tutur lokusi pemberitahuan ialah kalimat “Wastafel Tempat Cuci Tangan” yang terdapat di wilayah kampung 1. Kedua, tindak tutur ilokusi, peneliti menemukan sebanyak enam belas tuturan, di antaranya, 13 data tindak tutur ilokusi yang berupa ajakan dan meminta, salah satu tindak tutur ilokusi ajakan ialah kalimat “Ayo kuatkan imun kita dengan ikut vaksin, ayo lawan covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru. 3 data tindak tutur ilokusi yang berupa perintah, salah satu tindak tutur ilokusi perintah ialah kalimat “Lindungi diri dan keluarga kita dari serangan covid-19, tetap patuhi 5 M”, yang terdapat di wilayah Bom Panjang. Ketiga, tindak tutur perlokusi, peneliti menemukan sebanyak tujuh belas tuturan berupa daya pengaruh atau memberikan dampak kepada lawan tutur, salah satu tindak tutur perlokusi memberi daya pengaruh ialah kalimat “Tata cara mencuci tangan yang baik untuk mencegah covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru.

TINDAK TUTUR DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT MENGENAI COVID-19 DI KOTA TARAKAN (KAJIAN PRAGMATIK)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat mengenai covid-19 di kota Tarakan yang berada di wilayah Amal, Kampung 1, Bom Panjang, Lingkas, serta simpang tiga. Jenis penilitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua puluh sembilan sumber data, dan empat puluh dua data yang didalamnya terdapat tindak tutur. Pertama, tindak tutur lokusi, peneliti menemukan sebanyak 9 tuturan, di antaranya, 2 data tindak tutur lokusi yang berupa pernyataan, salah satu tindak tutur lokusi pernyataan ialah kalimat “Kita Sambut Tahun Baru 2022 Dengan Rasa Optimisme Kita Akan Menang Melawan Covid-19” yang terdapat di wilayah Bom Panjang. 7 data tindak tutur lokusi berupa pemberitahuan, salah satu tindak tutur lokusi pemberitahuan ialah kalimat “Wastafel Tempat Cuci Tangan” yang terdapat di wilayah kampung 1. Kedua, tindak tutur ilokusi, peneliti menemukan sebanyak enam belas tuturan, di antaranya, 13 data tindak tutur ilokusi yang berupa ajakan dan meminta, salah satu tindak tutur ilokusi ajakan ialah kalimat “Ayo kuatkan imun kita dengan ikut vaksin, ayo lawan covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru. 3 data tindak tutur ilokusi yang berupa perintah, salah satu tindak tutur ilokusi perintah ialah kalimat “Lindungi diri dan keluarga kita dari serangan covid-19, tetap patuhi 5 M”, yang terdapat di wilayah Bom Panjang. Ketiga, tindak tutur perlokusi, peneliti menemukan sebanyak tujuh belas tuturan berupa daya pengaruh atau memberikan dampak kepada lawan tutur, salah satu tindak tutur perlokusi memberi daya pengaruh ialah kalimat “Tata cara mencuci tangan yang baik untuk mencegah covid-19” yang terdapat di wilayah Amal Baru.