Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tiang pancang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KAPASITAS LATERA DAN DEFLEKSI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA DARI HASIL DATA PENGUJI CPT.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah dan jenis tanah dari hasil pengujian CPT, menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang akibat gaya lateral. Untuk mengetahui besarnya kapasitas lateral ultimit yang bisa ditahan oleh tiang, dapat diketahui besarnya gaya lateral ijin, selain itu juga dapat mengetahui besarnya defleksi pada pondasi tiang pancang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode broms, metode konvensional, metode p -y cruve dan metode elemen hingga dengan dua kondisi tiang ujung bebas dan tiang ujung jepit. Berdasrkan analisis di peroleh jenis tanah lempung pada kedelaman 0.00 – 1.80 m, jenis tanah lanau lempungan pada kedalaman 2.00 – 2.80 m, jenis tanah pasir lanauan pada kedalaman 3.00 – 3.40 m, jenis tanah lanau lempungan pada kedalaman 3.60 – 3.80 m, dan jenis tanah pasir pada kedalaman 4.00 – 5.00 m, berdasakan analisis metode brom’s tiang ujung bebas Hijin = 18.67 kNm dan defleksi tiang ujung bebas yo = 0.0020 m, metode brom’s tiang ujung jepit Hiji = 36 kNm dan defleksi tiang ujung jepit yo = 0.003 m, perhitungan metode konvensional Kondisi tiang melebihi momen maksimum yang bekerja pada tiang dan melampaui tahanan momennya sendiri dan besaran defleksi yang terjadi pada metode ini melebihi 0.006 m defleksi yang disarakan, metode p – y curve mendefinisikan hubungan lateral dan defleksi antara tanah digambarkan oleh kurva, sumbu p tahanan tanah per satuan panjang tiang dan sumbu – y adalah defleksi tiang, berdasarkan analisis menggunakan metode elemen hingga tiang ujung bebas di hasilkan besaran nilai perpindahan horizontal sebesar yo = 0.05 m, analisis menggunakan metode elemen hingga tiang ujung jepit dihasilkan besaran nilai perpindahan horizontal sebesar yo = 0.019 m.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Perencanaan Pondasi Tiang Pancang (Driven Pile) Dan Pondasi Tiang Bor (Bore Pile) Menggunakan Data CPT Pada Proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 11 Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Gedung SMP Negeri 11 merupakah salah satu gedung sekolah yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di Kota Tarakan. Proyek ini menggunakan uji CPT (Cone Penetration Test) atau Sondir sebagai pengujian tanah. Pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang (driven pile) dimensi 0,25 x 0,25 m. Pada studi ini direncanakan ulang menggunakan pondasi tiang bor (bore pile) dengan diameter 0,40 m untuk mencari alternatif desain yang lebih efisien. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan jenis tanah dari data CPT, mengetahui perencanaan tiang bor, mendapatkan perbandingan antara pondasi tiang pancang (driven pile) dan tiang bor (bore pile), berdasarkan kekuatan dan biaya yang dibutuhkan. Kapasitas daya dukung menggunakan metode statis, berupa Kekuatan bahan, Metode Schmertmann dan Nottingham dan Metode Mayerhoff untuk tanah granuler, serta Metode Bagemann dan Metode deRuiter dan Beringen untuk tiang dalam tanah kohesif. Berdasarkan hasil analisa diperoleh jenis tanah lempung pada kedalaman 0,00-6,80 m dan pasir pada kedalaman 6,80-11,60 m. Berdasarkan perencanaan pile cap, pondasi tiang pancang memiliki dimensi pile cap 2,25 x 1,50 x 0,50 m dengan tulangan D19-150 mm Aman terhadap gaya geser, tetapi Tidak Aman terhadap momen lentur. Sedangkan pile cap tiang bor direncanakan memiliki dimensi 2,50 x 1,50 x 0,50 n dengan tulangan D19-150 mm Aman terhadap gaya geser dan momen lentur. Berdasarkan analisa biaya, pondasi tiang pancang memerlukan anggaran sebesar Rp 31.093.000,00, sedangkan pondasi tiang bor memerlukan anggaran sebesar Rp 45.908.000,00. Berdasarkan hasil analisa, pondasi yang paling tepat dan dapat diaplikasikan dalam pekerjaan Proyek SMP Negeri 11 Kota Tarakan adalah pondasi tiang bor (bore pile) karena mempunyai daya dukung grup lebih besar, aman dari segi perencanaan, walaupun dengan biaya yang mahal daripada tiang pancang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail