ANALISA PRODUKTIVITAS PEKERJA DENGAN METODE TIME STUDY PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN
Produktivitas pekerja menentukan keberhasilan pelaksanaan jadwal proyek konstruksi, karena berdampak kepada kesesuaian antara perencanaan jadwal konstruksi dengan progres pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, pekerjaan struktur beton bertulang yang merupakan salah satu aktivitas kritis dalam perencanaan jadwal sebuah proyek perlu dianalisa produktivitas pekerjanya. Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa produktivitas pekerja pada pekerjaan struktur beton bertulang dan mencari faktor apa saja yang dapat mempengaruhi produktivitas pekerja pada proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Perhitungan produktivitas dilakukan dengan metode Time Study. Metode time study adalah metode pengukuran produktivitas tenaga kerja di lapangan dengan cara menentukan standard time suatu pekerjaan. Standard time diperoleh dari pengamatan. Pada pengamatan akan diukur nilai basic time yang akan diolah menjadi standard time, dan digunakan untuk menghitung nilai produktivitas.Dari hasil perhitungan diperoleh nilai produktivitas pekerja pada pekerjaan pemasangan bekisting kolom, bekisting balok, dan bekisting pelat adalah 16.68 m2/OH, 20.16 m2/OH, dan 9.88 m2/OH. Untuk nilai produktivitas pekerja pada pekerjaan pemasangan tulangan kolom, tulangan balok, dan tulangan pelat adalah 318.08 kg/OH, 41.43 kg/OH, dan 1.103 kg/OH. Sedangkan nilai produktivitas pada pekerjaan pengecoran kolom, pengecoran balok, dan pengecoran pelat adalah 48.89 m3/OH, 22.55 m3/OH, dan 32.45 m3/OH. Dari hasil analisa produktivitas menunjukkan bahwa letak antara material dan tempat pengerjaan, jumlah pekerja, relaxation allowances, material yang digunakan, dan penggunaan alat dalam pekerjaan adalah faktor- faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada pekerjaan struktur beton bertulang.