Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Reksa dana
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FUND FLOW, EXPENSE RATIO, DAN FUND SIZE TERHADAP KINERJA REKSA DANA SAHAM KONVENSIONAL DI INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fund flow, expense ratio, dan fund size terhadap kinerja reksa dana saham konvensional di Indonesia periode 2024–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 25 produk reksa dana saham dari total populasi 306 produk yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data sekunder dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi melalui publikasi laporan statistik OJK, Bareksa, dan Pasardana. Kinerja reksa dana saham diukur menggunakan metode Sharpe Ratio. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fund flow berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja reksa dana saham. Sebaliknya, expense ratio dan fund size tidak berpengaruh terhadap kinerja reksa dana saham. Secara simultan, fund flow, expense ratio, dan fund size tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja reksa dana saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM INVESTOR PADA INVESTASI REKSA DANA DALAM JARINGAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum pada investasi reksa dana dalam jaringan, serta bentuk perlindungan hukum bagi investor pada investasi reksa dana dalam jaringan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa perlindungan hukum investor pada investasi reksa dana dalam jaringan mencakup dua bentuk perlindungan hukum, yakni preventif dan represif. Upaya preventif direalisasikan melalui ketentuan normatif yang mengatur tata kelola manajer investasi secara ketat, mendorong transparansi informasi produk dan risiko, mewajibkan registrasi platform digital kepada Otoritas Jasa Keuangan, serta mensyaratkan penggunaan sistem elektronik yang memiliki tingkat keamanan dan keandalan. Di sisi lain, perlindungan represif dilaksanakan melalui pemberlakuan mekanisme penyelesaian sengketa yang terstruktur seperti mediasi dan arbitrase, penjatuhan sanksi administratif terhadap pelanggaran, serta pemberlakuan pertanggungjawaban hukum secara pidana maupun perdata terhadap pihak yang menyebabkan kerugian bagi investor. Meski begitu, efektivitas skema perlindungan ini sangat bergantung pada sinergi regulasi lintas sektor, khususnya antara bidang teknologi informasi dan pasar modal. Selain itu, pengawasan terhadap pelaku usaha jasa keuangan digital perlu diperkuat secara berkelanjutan. Tak kalah penting, edukasi hukum kepada investor harus digencarkan agar mereka memahami hak-hak hukum yang dimiliki serta mampu mengenali potensi risiko dan bentuk pelanggaran sejak dini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail