ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Stroke merupakan sindrom defisit neurologis akut dan fokal yang secara mendadak disebabkan oleh gangguan perfusi melalui pembuluh darah ke otak. Terdapat dua jenis stroke yaitu non hemoragik stroke dan hemoragik stroke. Stroke non hemoragik disebabkan oleh adanya penyumbatan akibat gumpalan aliran darah ke otak terhenti. Dapat menyebabkan gejala klinis seperti kelumpuhan dan kelemahan pada beberapa bagian tubuh, Kesulitan berbicara (cedal dan pelo), Gangguan penglihatan, Penurunan daya ingat, Perubahan pada bentuk mulut (mencong atau tidak simetris), Nyeri kepala, Gangguan fungsi otak, Kesadaran menurun. Apabila tidak ditangani secara efektif maka akan menimbulkan komplikasi seperti dekubitus, tekanan intrakranial meningkat, aspirasi, dan gagal napas. Pasien dengan penyakit non hemoragik stroke diperlukan perawatan klinis yang efektif agar proses pemulihan berlangsung dengan cepat tanpa terjadinya komplikasi sehingga dapat kembali melakukan aktivitas dengan leluasa. Oleh karena itu, penulis melakukan studi kasus dengan malaksanakan asuhan keperawatan secara langsung pada Ny. M dan Ny. T yang terdiagnosis Non Hemoragik Stroke dan sedang menjalani perawatan di ruang Dahlia RSUD dr. H. JUSUF SK. Pelaksanaan studi kasus bertujuan untuk melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara Ny. M dan Ny. T. Dalam studi kasus ini penulis menemukan adanya perbedaan tingkat kebutuhan pasien sehingga membutuhkan perawatan yang berbeda kepada kedua pasien. pada hasil penelitian ini disimpulkan stroke dapat menimbulkan obstruksi pada aliran darah ke otak sehingga menyebabkan bekuan pada darah. Jika tidak mendapat pertolongan dan penanganan yang cepat, NHS dapat menyebabkan terjadinya kematian jaringan otak area yang disuplai, sehingga mengakibatkan penderita mengalami kelumpuhan atau bahkan kematian. Oleh sebab itu, melakukan pengkajian sesuai dengan standar keperawatan dan melaksanakan tindakan keperawatan yang tepat akan membantu proses pemulihan pasien dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cephalopelvic Disproportion (CPD) adalah salah satu komplikasi yang mengharuskan tindakan sectio caesarea. CPD adalah disproporsi antara ukuran janin dan ukuran pelvis, yakni ukuran pelvis tertentu tidak cukup besar untuk mengakomodasi keluarnya janin tertentu melalui pelvis sampai terjadi kelahiran pervaginam. CPD timbul karena berkurangnya ukuran panggul, ukuran janin terlalu besar (makrosomia), atau yang lebih umum, dan karena kombinasi keduanya. Masalah CPD bukan hanya berdampak kepada ibu yang akan melahirkan namun juga pada keselamatan bayi. Apabila tidak ditangani secara efektif dapat menyebabkan kematian pada ibu dan janin. Oleh karena itu, penulis melakukan studi kasus dengan melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung ada Ny. P dan Ny. M yang terdiagnosis CPD dan sedang menjalani perawatan di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK. Pelaksanaan studi kasus bertujuan untuk melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara Ny. P dan Ny. M. Dalam studi kasus ini penulis menemukan adanya perbedaan hasil penatalaksanaan dari kedua pasien. Pada hasil penelitian ini dapat di simpulkan CPD merupakan salah satu dari komplikasi atau penyulit persalinan yang dapat dilakukan tindakan SC. Oleh sebab itu, penulis melakukan pengkajian sesuai dengan standar keperawatan dan melaksanakan tindakan keperawatan yang tepat akan membantu proses pemulihan pasien dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Hipertensi merupakan kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal atau tekanan darah ≥140/90 mmHg dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami secara mendalam mengenai Asuhan keperawatan keluarga pada klien dengan Hipertensi di wilayah kerja puskesmas Margasari Balikpapan Metode Penelitian deskriptif analitik studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan 2 keluarga dengan anggota keluarga mengalami Hipertensi di RSUD dr. H. Jusuf SK. Metode pengambilan data adalah dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang dengan 2 kasus keluarga menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Instrumen pengumpulan data menggunakan format Asuhan Keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Oleh karena itu, apabila ditangani harus ditangani secara efektif
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Pneumonia, suatu penyakit infeksi yang diakibatkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur, sering terjadi pada anak-anak tetapi juga bisa menimpa individu dewasa, terutama yang berusia di atas 18 tahun atau memiliki riwayat kesehatan yang rapuh sebelumnya. Gejala klinisnya mencakup sesak napas, nyeri dada, demam karena proses infeksi, dan pemeriksaan fisik dapat mengungkapkan bunyi napas tambahan seperti mengi atau ronchi. Tanpa penanganan yang efektif, penyakit ini bisa mengakibatkan komplikasi serius seperti ARDS, gagal napas, efusi pleura, dan sepsis yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, penulis melakukan studi kasus dengan memberikan asuhan keperawatan langsung kepada Tn. M dan Ny. I yang menderita pneumonia dan sedang dirawat di ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK. Tujuan dari studi kasus ini adalah membandingkan asuhan keperawatan antara keduanya. Dalam penelitian ini, penulis menemukan perbedaan dalam tingkat kesesakan dan kebutuhan oksigen yang diberikan kepada kedua pasien tersebut. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pneumonia adalah suatu penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan dan bisa menimbulkan komplikasi yang mengancam kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengkajian sesuai standar keperawatan dan menerapkan tindakan yang sesuai untuk membantu proses pemulihan pasien dengan baik.