Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Paralel
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perubahan Kenaikan Beban Konstan dan Variabel Terhadap Kinerja Generator DC Seri dan Generator DC Pararel

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan beban konstan dan beban variabel terhadap kinerja generator DC seri dan generator DC paralel berdasarkan parameter tegangan output, arus output, dan daya output generator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Listrik Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan dengan menggunakan generator DC seri dan generator DC paralel sebagai objek penelitian. Variasi beban diberikan secara bertahap menggunakan lampu pijar mulai dari 60 Watt hingga 360 Watt. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali untuk memperoleh nilai rata-rata yang lebih akurat. Data yang diperoleh berupa tegangan armatur, tegangan output, arus output, dan daya output generator yang kemudian dianalisis untuk mengetahui karakteristik masing-masing generator terhadap perubahan beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada generator DC seri, penambahan beban menyebabkan peningkatan tegangan output, arus output, dan daya output secara signifikan. Kondisi ini terjadi karena arus beban yang meningkat akan memperkuat medan magnet sehingga gaya gerak listrik (GGL) yang dihasilkan generator juga meningkat. Pada generator DC paralel, kenaikan beban juga menyebabkan peningkatan arus dan daya output, namun perubahan tegangan output cenderung lebih stabil dibandingkan generator DC seri karena kumparan medan terhubung secara paralel dengan jangkar sehingga arus medan relatif konstan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya output tertinggi diperoleh pada kondisi beban maksimum, sedangkan daya output terendah terjadi pada kondisi beban minimum. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kenaikan beban berpengaruh langsung terhadap kinerja generator DC seri dan generator DC paralel. Generator DC seri memiliki respons yang lebih besar terhadap perubahan beban, sedangkan generator DC paralel memiliki kestabilan tegangan yang lebih baik selama proses pembebanan. Oleh karena itu, pemilihan jenis generator harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem dan karakteristik beban yang digunakan. Kata Kunci: Generator DC Seri, Generator DC Paralel, Beban Konstan, Beban Variabel, Tegangan Output, Arus Output, Daya Output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan beban konstan dan beban variabel terhadap kinerja generator DC seri dan generator DC paralel berdasarkan parameter tegangan output, arus output, dan daya output generator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Listrik Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan dengan menggunakan generator DC seri dan generator DC paralel sebagai objek penelitian. Variasi beban diberikan secara bertahap menggunakan lampu pijar mulai dari 60 Watt hingga 360 Watt. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali untuk memperoleh nilai rata-rata yang lebih akurat. Data yang diperoleh berupa tegangan armatur, tegangan output, arus output, dan daya output generator yang kemudian dianalisis untuk mengetahui karakteristik masing-masing generator terhadap perubahan beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada generator DC seri, penambahan beban menyebabkan peningkatan tegangan output, arus output, dan daya output secara signifikan. Kondisi ini terjadi karena arus beban yang meningkat akan memperkuat medan magnet sehingga gaya gerak listrik (GGL) yang dihasilkan generator juga meningkat. Pada generator DC paralel, kenaikan beban juga menyebabkan peningkatan arus dan daya output, namun perubahan tegangan output cenderung lebih stabil dibandingkan generator DC seri karena kumparan medan terhubung secara paralel dengan jangkar sehingga arus medan relatif konstan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya output tertinggi diperoleh pada kondisi beban maksimum, sedangkan daya output terendah terjadi pada kondisi beban minimum. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kenaikan beban berpengaruh langsung terhadap kinerja generator DC seri dan generator DC paralel. Generator DC seri memiliki respons yang lebih besar terhadap perubahan beban, sedangkan generator DC paralel memiliki kestabilan tegangan yang lebih baik selama proses pembebanan. Oleh karena itu, pemilihan jenis generator harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem dan karakteristik beban yang digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Alat Uji Pompa Sentrifugal

2024•

Pompa kini digunakan hampir di semua aspek dalam kehidupan untuk mempermudah mengalirkan berbagai jenis fluida baik dalam dunia industri maupun rumah tangga. Keberadaan laboratorium dan fasilitas–fasilitas atau alat praktek sebagai media pembelajaran sangatlah dibutuhkan sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dapat berjalan dengan efisien. Dalam tugas akhir ini dilakukan dengan perancangan dan pembuatan alat uji pompa sentrifugal beserta pengujian untuk mengetahui karakteristik terhadap rangkaian pompa dengan pengoperasian secara susunan seri dan paralel. Tugas akhir ini dilaksanakan dengan cara membuat sistem perpipaan yang dapat diatur malalui bukaan katup dan instrumen pengukuran berupa flowmeter dan manometer pada alat uji dan menghitung hasil pengujian pada alat uji pompa sentrifugal susunan seri dan paralel. Hasil perhitungan karakteristik alat uji pompa sentrifugal yang didapat dalam pengujian masing-masing susunan pengoperasian pompa adalah susunan seri didapatkan debit sebesar 2,528 × 10^-4 m^3/s dengan head lebih tinggi daripada susunan paralel dengan nilai head sebesar 15,22 m. Adapun efisiensi dari susunan seri sebesar 7,6 %. Karakteristik alat uji pompa sentrifugal susunan paralel didapatkan nilai debit yang lebih besar dari pada susunan seri dengan nilai debit sebesar 2,721 × 10^-4 m^3/s, nilai head sebesar 12,505 m. Adapun efisiensi dari susunan paralel sebesar 5,8%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pengaruh Pembebanan Terhadap Kerja Paralel Generator Pada PT.Mitrabara Adiperkasa Tbk

2023•

Genset adalah suatu peralatan gabungan dari dua perangkat berbeda yaitu engine sebagai perangkat pemutar dan generator sebagai perangkat pembangkit. Genset di PT. Mitrabara Adiperdana. Tbk digunakan sebagai backup saat sumber listrik dari PLN padam. Karena beban yang fluktuatif, maka saat conveyor beroperasi dibutuhkan suplai daya yang besar, sehingga diperlukan lebih dari satu genset untuk dapat mensuplai listrik sesuai permintaan beban. Untuk memenuhi kebutuhan daya di PT. Mitrabara Adiperdana. Tbk, maka dilakukan sinkronisasi 2 unit genset kapasitas 500 kVA dan 3 unit genset kapasitas 800 kVA. Sinkronisasi genset bertujuan untuk memperoleh daya yang optimal, efisiensi yang baik dan konsumsi bahan bakar spesifik yang efisien. Pada saat 5 unit genset diparalel diperoleh efisiensi terendah yaitu 19,2% dengan SFC 0,48 liter/kWh dibulan September dengan kapasitas 800 kVA, sedangkan efisiensi tertinggi yaitu 62,98% dengan SFC 0,15 liter/kWh dibulan Juli dengan kapasitas 800 kVA. Hasil perhitungan saat diberikan pembebanan yang sama diperoleh efisiensi terendah yaitu 1% dengan SFC 9,3 liter/kWh dibulan Agustus dengan kapasitas 500 kVA dan efisiensi tertinggi yaitu 51,45% dengan SFC 0,18 liter/kWh dibulan Agustus dengan kapasitas 800 kVA. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa efisiensi dipengaruhi oleh besarnya daya output, perbedaan tahun awal pengoperasian dan perbedaan beberapa parameter dari name plate. Sedangkan Specific Fuel Consumption (SFC) pada genset dipengaruhi oleh daya output dan juga hours meter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pembagian beban generator unit PLTD di ULD. desa Tana merah kabupaten Tana tidung provinsi kalimantan utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Unit Layanan (ULD) desa Tana Merah, kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara merupakan salah satu unit PT. PLN sistem Mahakam, Kalimantan Timur. Saat ini terdiri atas 3 unit pembangkit, yakni 2 unit PLTD dan 1 unit PLTMG. Penelitian ini menganalisa sistem pembebanan dari 2 unit PLTD yang beroperasi sebagai cadangan daya listrik ke pelanggan. Metode deskripsi analitik berdasarkan data kualitatif pengukuran di sisi pembangkit digunakan sebagai analisa pembebanan. Sedangkan pada sisi pemparalelan generator diusulkan menggunakan mekanisme jenis sinkronoskop sebagai perbaikan dari metode manual. Setelah dilakukan analisa pembagian beban pada setiap generator maka beban listrik yang harus dipikul setiap generator sebesar 0,0853 MW dari kapasitas mampu generator sebesar 0,36 MW atau setara dengan 23,6 %, daya mampu generator.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail