ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kawasan mangrove di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan merupakan lahan rehabilitasi mangrove. Berdasarkan observasi, Keberhasilan pertumbuhan pohon pada lahan tersebut sangat krusial agar dapat berfungsi optimal dalam menyuplai kontribusi bahan organik yang menentukan tingkat kesuburan perairan di sekitarnya. Penelitian mengenai produksi serasah Rhizophora apiculata di Kelurahan Kampung Empat Kota Tarakan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan tegakan hasil penanaman tersebut dalam menyumbang material organik bagi produktivitas hayati perairan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - April 2026. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 9 plot dengan periode dua kali setiap bulan. Kisaran suhu 29 oC-30 oC, salinitas 16 ppt - 20 ppt, pH 6 – 8 dan oksigen terlarut 4,1 mg/L - 4,7 mg/L. Kerapatan pohon 800-1500 pohon/ha. Produksi serasah berkisar antara 5,18 ± 1,54 ton/ha/tahun hingga 9,32 ± 3,64 ton/ha/tahun. Produksi serasah paling tinggi pada bulan Maret, yaitu 7,27 ± 2,57 ton/ha/tahun. Pada bulan ini intensitas matahari di Kota Tarakan paling tinggi, karena bulan ini merupakan puncak musim pancaroba pertama dimana posisi matahari tepat di atas garis khatulistiwa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarakan merupakan salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki hutan mangrove dengan luas sekitar 1.587 hektare. Namun, dalam kurun waktu lima tahun, terjadi penyusutan luas mangrove sebesar 51,73%. Ekosistem hutan mangrove saat ini menghadapi tekanan yang serius akibat degradasi mangrove yang dilakukan dengan adanya aktivitas manusia seperti pembangunan infrastruktur, konversi lahan menjadi tambak, penebangan liar, serta praktik eksploitasi yang cenderung hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi. Pelestarian hutan mangrove menjadi sangat krusial, mengingat fungsi utama mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Penelitian untuk mendukung upaya pelestarian tersebut perlu dilakukan. Penelitian tentang struktur komunitas mangrove telah dilaksanakan pada Febuari-Maret 2026, berlokasi di Kelurahan Kampung Empat Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa struktur komunitas mangrove, karena struktur komunitas mangrove memegang peranan penting dalam memahami peran ekologis masing-masing jenis mangrove. Struktur komunitas mangrove dinilai berdasarkan Indeks Keanekaragaman Jenis (H’), Indeks Kekayaan Jenis (R), Indeks Keseragaman Jenis (E), Indeks Dominansi (C) dan Indeks Nilai Penting (INP). Nilai indeks ekologis yang dihasilkan H’ = 0,24; R = 0,43; E = 0,51 dan C = 0,71. INP untuk R. apiculata, S. alba dan A. alba masing-masing berurutan 204.51%; 60.47% dan 35.02%. Lokasi penelitian didominansi oleh R. apiculata. Struktur komunitas mangrove pada area penelitian kurang seimbang, sehingga kondisi lingkungan tidak stabil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Mangrove adalah salah satu jenis hutan yang banyak ditemukan pada kawasan muara dengan struktur tanah rawa dan padat yang dipengaruhi pasang surut air laut. Tanaman mangrove ini merupakan pelindung didaerah pesisir yang sangat berperan penting bagi peredam atau memecah gelombang dan angin badai, pelindung pantai dan abrasi, penahan lumpur dan perangkap sedimen yang diangkut oleh aliran air permukaan. penelitian ini untuk menganalisa laju pertumbuhan R. Apiculata yang ada di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB). Pengambilan sampel dilakukan Mei hingga Juli 2024, dengan total 50 semai. Berdasarkan hasil penelitian laju pertumumbuhan mangrove R.apiculata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan, adanya tingkat laju pertumbuhan tinggi smai, nilai R² = 0,9851 menunjukkan tingkat kecocokan yang sangat tinggi (98.51%) dengan data yang ada. Hal ini berarti persamaan eksponensial tersebut sangat baik dalam memprediksi tinggi semai berdasarkan data yang ada. Persamaan y = 6,1345e0,2275x menunjukkan nilai logaritma natural (sekitar 0,022). Persamaan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi semai mengikuti pola eksponensial, di mana tinggi semai meningkat lebih cepat seiring bertambahnya waktu
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ruang PICU adalah salah satu ruangan yang penuh stres bagi pasien dan keluarga yang dirawat yang dapat menimbulkan stressor situasional secara terus menerus, sehingga dapat menimbulkan kondisi kelelahan atau diistilahkan dengan burnout. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian burnout di ruang PICU RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh keluarga pasien di ruang PICU RSUD dr. H. Jusuf Sk pada bulan April tahun 2023. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan hubungan yang bermakna (p0,05) antara faktor lingkungan dengan kejadian burnout. Tidak terdapat hubungan yang bermakna (p>0,05) antara hubungan keluarga, tingkat keparahan pasien, pengalaman PICU sebelumnya dan pembatasan jam berkunjung dengan kejadian burnout. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu burnout yang dialami oleh keluarga pasien juga disebabkan oleh adanya suara bising alarm dan kondisi ruang tunggu yang kurang nyaman.