PENGARUH REBUSAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU (GENUS APIS) TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS MALINAU KOTA
Mual muntah saat hamil dapat terjadi setiap saat. Pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga, mual muntah yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan janin. Perpaduan jahe, lemon, dan madu menjadikan satu sajian minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat bagi pengurangan mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian air rebusan jahe,lemon dan madu terhadap ibu hamil emesis gravidarum di Puskesmas Malinau Kota. Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei – Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Puskesmas Malinau Kota, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Edukasi dan 15 kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan Madu. Air rebusan jahe segar yang dicampur dengan 3 cc lemon dan 1 sendok Makan madu. Diminum 2 kali sehari selama 4 hari. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis statistic menggunakan Mann whitney. Terdapat perbedaan yang signifikan skor INVR sesudah penelitian pada kelompok Edukasi dan Rebusan Jahe, Lemon dan madu dengan nilai p value 0.001, skor rerata INVR kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan madu 2.53 poin lebih kecil (11.13 dibandingkan 8.60) dari kelompok Edukasi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian air rebusan jahe,lemon,dan madu efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil.