Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Lemon
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS) TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS) TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI ABSTRAK Nyeri menstruasi merupakan keluhan nyeri haid yang paling umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terapi nonfarmakologis, seperti aromaterapi lemon (Citrus), telah banyak diteliti sebagai metode komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri.Metode: Studi kasus dilakukan pada Nn. Sr, remaja berusia 14 tahun dengan keluhan nyeri menstruasi (skor nyeri 7 pada Numeric Rating Scale). Intervensi yang diberikan berupa inhalasi aromaterapi lemon sebanyak 6 tetes dalam 200 ml air menggunakan diffuser selama 30 menit, dengan jarak 50–100 cm dari pasien, selama tiga hari berturut-turut. Kualitas nyeri diukur sebelum, selama, dan setelah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Setelah intervensi selama 3 hari berturut-turut , skor nyeri menurun dari 7 menjadi 6 dan 4. Pasien melaporkan rasa nyaman, relaksasi, dan nyeri yang tidak lagi mengganggu aktivitas sehari-hari. Penurunan nyeri diduga terkait dengan efek limonene dalam aromaterapi lemon yang merilekskan otot dan menurunkan kecemasan melalui stimulasi sistem limbik dan pelepasan neurokimia analgesik, seperti enkefalin dan serotonin. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas aromaterapi lemon dalam mengurangi intensitas nyeri menstruasi hingga 30–40%.Kesimpulan: Aromaterapi lemon efektif menurunkan nyeri menstruasi pada remaja putri dan dapat menjadi salah satu metode nonfarmakologis yang aman serta mudah diterapkan. Terapi ini mendukung pendekatan holistik dalam asuhan kebidanan dengan memperhatikan keseimbangan fisik, psikologis, dan emosional pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH REBUSAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU (GENUS APIS) TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS MALINAU KOTA

2024•

Mual muntah saat hamil dapat terjadi setiap saat. Pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga, mual muntah yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan janin. Perpaduan jahe, lemon, dan madu menjadikan satu sajian minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat bagi pengurangan mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian air rebusan jahe,lemon dan madu terhadap ibu hamil emesis gravidarum di Puskesmas Malinau Kota. Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei – Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Puskesmas Malinau Kota, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Edukasi dan 15 kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan Madu. Air rebusan jahe segar yang dicampur dengan 3 cc lemon dan 1 sendok Makan madu. Diminum 2 kali sehari selama 4 hari. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis statistic menggunakan Mann whitney. Terdapat perbedaan yang signifikan skor INVR sesudah penelitian pada kelompok Edukasi dan Rebusan Jahe, Lemon dan madu dengan nilai p value 0.001, skor rerata INVR kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan madu 2.53 poin lebih kecil (11.13 dibandingkan 8.60) dari kelompok Edukasi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian air rebusan jahe,lemon,dan madu efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail