Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Asuhan Keperawatan pada Pasien Post Op Sectio Caesarea dengan indikasi Letak Sungsang di Ruang Mawar dr. H. Jusuf SK Tarakan
Angka persalinan dengan metode Sectio Caesarea dengan indikasi letak sungsang di Indonesia juga mengalami peningkatan 3-4% dari tahun 2022 hingga 2023. Sectio Caesarea menjadi metode persalinan yang disarankan untuk menurunkan tingkat risiko kematian pada ibu dan janin dengan indikasi letak sungsang. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan, dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatann studi kasus dalam penelitian dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi dan dokumentasi asuhan keperawatan secara sistematis. Hasil studi kasus dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari ditemukan masalah keperawatan yaitu nyeri akut, menyusui tidak efektif, dan risiko infeksi. Pada kedua pasien termasalah keperawatan teratasi sesuai dengan luaran keperawatan yang di inginkan. Kesimpulan dari pelaksanaan asuhan keperawatan pada penelitian ini menunjukkan tindakan keperawatan memiliki keterkaitan dengan proses penyembuhan secara optimal dalam mengurangi risiko komplikasi serta dapat menjadi rujukan dalam pembuatan asuhan keperawatan maternitas pada ibu dengan Post Sectio Caesarea.
GAMBARAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI LETAK SUNGSANG DI RUANG PERAWATAN MAWAR RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN
Letak sungsang merupakan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala janin berada di fundus uteri dan bokong berada dibawah cavum uteri, hal ini menjadi penyulit untuk ibu melahirkan secara pervaginam karena dapat membahayakan ibu maupun janinnya, sehingga tindakan alternatif yang dapat dilakukan yaitu Sectio Caesarea. Tujuan laporan akhir ini adalah melakukan asuhan keperawatan secara langsung kepada pasien post operasi Sectio Caesarea dengan indikasi letak sungsang yang sedang menjalani proses pemulihan di ruang Mawar RSUD. dr. H. JUSUF SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien post operasi Sectio caesarea dengan indikasi letak sungsang selama 3 hari. Hasil dari studi kasus ini penulis menemukan adanya persamaan masalah keperawatan pada kedua pasien yaitu nyeri akut, risiko infeksi dan menyusui tidak efektif namun terdapat perbedaan pada etiolgi menyusui tidak efektif yaitu pada pasien 1 dengan anomali payudara sedangkan pasien 2 ketidakadekuatan suplai ASI. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah masalah keperawatan yang mungkin muncul pada pasien post operasi Sectio Caesarea yaitu nyeri akut, menyusui tidak efektif dan risiko infeksi, sedangkan untuk intervensi dan luaran disesuaikan dengan kebutuhan pasien.