Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kolesistektomi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSIS MEDIS KOLELITIASIS PASCA OPERASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kolelitiasis merupakan kondisi terbentuknya batu empedu di kandung empedu atau saluran empedu akibat pengendapan kolesterol, bilirubin, dan garam empedu. Penatalaksanaan yang sering dilakukan adalah kolesistektomi. Setelah menjalani tindakan operasi, pasien dapat mengalami nyeri, risiko infeksi, dan gangguan mobilitas fisik sehingga memerlukan asuhan keperawatan secara komprehensif. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien kolelitiasis pasca operasi di ruang Dahlia B RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI. Diagnosis keperawatan utama meliputi nyeri akut, risiko infeksi, dan gangguan mobilitas fisik. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa intervensi keperawatan seperti manajemen nyeri, perawatan luka, dukungan mobilisasi, pemantauan tanda vital, dan edukasi kesehatan mampu meningkatkan kondisi pasien ditandai dengan penurunan skala nyeri, peningkatan mobilisasi, dan tidak ditemukan tanda infeksi selama perawatan. Perawat diharapkan mampu memberikan asuhan keperawatan secara optimal untuk mempercepat proses pemulihan pasien pasca operasi kolelitiasis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Klien Kolesistektomi Di Ruang Dahlia RSUD dr. H Jusuf SK KOTA TARAKAN

2023•

Batu empedu merupakan salah satu penyakit tanpa gejala, hampir 50% penderita batu empedu tidak merasakan gejala apa-apa, 30% merasakan gejala nyeri seperti nyeri ulu hati dan 20% lainnya berkembang menjadi komplikasi. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan pada pasien dengan kolelitiasis adalah tindakan pembedahan kolesistektomi, yang terdiri dari dua jenis yaitu kolesistektomi terbuka (laparatomi) dan kolesistektomi laparoskopi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus “Post Kolesistektomi” dengan proses keperawatan melalui pengkajian, diagnosa, perencanaan atau intervensi, pelaksanaan atau implementasi, dan evaluasi. Pembahasan pada kasus ini penulis akan membahas tentang adanya perbedaan dari hasil asuhan keperawatan pada klien 1 dan 2 dengan kasus post kolesistektomi. Asuhan keperawatan pada masing-masing klien selama 3 hari perawatan dalam proses keperawatan yang meliputi : pengkajian, menegakkan diagnosis keperawatan, menyusun perencanaan dan pelaksanaan serta evaluasi keperawatan. kesimpulan sebagai berikut : Pengkajian didapatkan dari hasil kedua kasus review klien. Diagnosis kedua klien sama yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur dan risiko infeksi. Hasil evaluasi adalah hasil yang didapati setelah 3 hari perawatan. Saran Bagi penulis Dalam upaya memberikan asuhan keperawatan pada klien post kolesistektomi yang diberikan dengan tepat, penulis harus benar-benar menguasai konsep tentang kolelitiasis dan kolesistektomi, selain itu penulis juga harus melakukan pengkajian dengan tepat dan komprehensif agar asuhan keperawatan dapat tercapai sesuai masalah yang ditemukan pada klien

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail