ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemandirian belajar perlu diberikan kepada peserta didik supaya mereka memiliki tanggung jawab dalam mengatur dan mendisiplinkan dirinya dan dalam mengembangkan kemampuan belajar atas kemauannya sendiri siswa yang memiliki kemandirian tinggi dapat dilihat dari beberapa indikator. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei serta pengumpulan data melalui angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 140 dari 1.525 populasi yang terdiri dari siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri di kota Tarakan sebagian besar berada pada kategori rendah dengan jumlah responden sebanyak 73 (52%). Kemandirian belajar siswa dilihat dari beberapa indikator yaitu hakikat mandiri berada di kategori rendah dengan jumlah responden 93 (66%) , tujuan mandiri berada di kategori rendah dengan jumlah responden 96 (69%), etos kerja berada di kategori rendah dengan jumlah responden 91(65%), rasa ingin tahu berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 72(51%), keberanian berada di kategori rendah dengan jumlah responden 69(49%), profesional berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 58(41%), kesadaran belajar berada di kategori rendah dengan jumlah responden 76(54%), dan menjadi pembelajar sepanjang hayat berada di kategori tinggi dengan jumlah responden 77(55%)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa, pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa, serta pengaruh kemandirian belajar dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 143 siswa di kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kemandirian belajar dan perhatian orang tua secara online menggunakan Google Form dan dokumen penilaian tengah semester (PTS) semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statistik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 24.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ1 = 14,205 + 0,945 X1, dan terdapat pengaruh secara parsial perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ2 = 8,820 + 1,077 X2. Selain itu hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara kemandirian belajar dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 2,070 + 0,497X1 + 0,661X2.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantauan di Asrama Katolik Santo Eugenius Kota Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini ialah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemandirian dan penyesuaian diri pada mahasiswa perantauan. Penelitian ini menggunakan jenis peneliatian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling total dimana semua jumlah populasi dijadikan sampel, jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 sampel yakni seluruh mahasiswa dan mahasiswi perantauan yang tinggal di Asrama Katolik Santo Eugenius Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan analisis dengan model korelasi product moment dibantu dengan SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemandirian dan penyesuaian diri pada mahasiswa perantauan.