ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ABSTRAK SURIANA.2024. Analisis Tindak Tutur Santri pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Muhammad Ilham, S.S., M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dari tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing-masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Pragmatik. Data penelitian yaitu tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam, simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Dalam penelitian ditemukan 33 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 14 tuturan, tindak tutur ilokusi sebanyak 17 tuturan dimana tuturan tersebut merupakan tindak tutur ilokusi direktif, sedangkan tindak tutur perlokusi sebanyak 2 tuturan. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur lokusi dan ilokusi dengan jumlah 32 data karena pada tindak tutur guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan tindak tutur lokusi dan ilokusi yang memiliki tujuan memberi informasi dan pertanyaan kepada mitra tutur. Pada penelitian ini ditemukan juga tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan lokusi dan ilokusi terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur, maka hal tersebut merupakan perlokusi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif menghasilkan data diskriptif berupa tuturan lisan. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Penelitian ini difokuskan pada analisis tindak tutur pada Raudhatul Athfal As Syifa. Bentuk dan makna tuturan yang diteliti meliputi, (1) tuturan direkif permintaan (2) tuturan direktif pertanyaan (3) tuturan direktif perintah (4) tuturan direktif larangan (5) tuturan direktif pemberian izin (6) tuturan direktif menasehati. Pada penelitian ini jenis data berupa kata, kalimat, ungkapan berdasarkan tuturan anak- anak di Raudhatul Athfal As Syifa Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tuturan lisan dari informan penelitian. Tahap awal pada penelitian ini yaitu melakukan observasi dalam mencari informasi terkait permasalahan yang ingin diteliti, selanjutnya peneliti kembali untuk melakukan penelitian. Dalam penelitian ini instrument yang digunakan adalah laptop dan handphone untuk memudahkan peneliti dalam tahap pencatatan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak bebas libat cakap, transkripsi data, dan teknik catat. Dari hasil penelitian, bentuk dan makna tindak tutur direktif pada percakapan di Raudhatul As-Syifa Tarakan yang ditemukan adalah tindak tutur direktif permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin dan menasehati. (1) Pada tindak tutur direktif permintaan ditemukan 11 data yang mengandung tuturan permintaan (2) pada tindak tutur direktif pertanyaan ditemukan 22 data tyang mengandung tuturan pertanyaan (3)Pada tuturan perintah ditemukan 6 data yang mengandung tuturan perintah (4) Pada tuturan larangan ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan larangan (5) Pada tindak tutur direktif pemberian izin ditemukan 3 data yang mengandung tuturan pemberian izin (6) Pada tindak tutur direktif menasehati ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan menasehati. Total semua data tindak tutur direktif adalah 46 data tuturan.