Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : Pneumonia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI UPT PUSKESMAS TANJUNG PALAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pneumonia merupakan infeksi akut yang menyerang alveoli, menyebabkan sesak napas dan peningkatan frekuensi napas akibat peradangan paru secara tiba- tiba. Kasus pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Palas, Kalimantan Utara, menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2022–2023. Faktor utama adalah lingkungan yang kurang sehat, seperti kondisi padat penduduk dan penggunaan rumah kayu yang tidak layak di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan lingkungan fisik rumah dengan kejadian pneumonia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Palas. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Case Control. Penelitian ini melibatkan kelompok kasus yang terdiagnosa pneumonia dan kelompok kontrol yang terdiri dari balita yang tidak terdiagnosa pneumonia. Jumlah sampel penelitian ini adalah 72 responden balita di Puskesmas Tanjung Palas dengan teknik Probability Sampling. Hasil Penelitian ini sebagian besar memiliki responden berusia 12-23 bulan dan sebagian besar berjenis kelamin Laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antaran kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia pada balita p-value=0.91 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis lantai dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p- value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis dinding dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antaran luas jendela dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.058 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara atap dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.192 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara pencahayaan dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.567 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara suhu dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.394 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara langit-langit rumah dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0,034 (p0,05) maka Ho ditolak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Pada By. S Dengan Pneumonia Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Jusuf SK Tarakan

2022•

Asuhan Keperawatan pada By. S dengan diagnosa medis Pneumonia di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Tarakan. Aisyah Aprilianti, Alfianur, Nurman Hidaya Pneumonia adalah suatu radang paru yang disebabkan oleh bermacam-macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memperoleh pengalaman dan dan gambaran perawatan klien By. S dengan Pneumonia secara komperhensif dengan menggunakan proses keperawatan. Metode penulisan adalah deskriptif melalui studi kasus dengan teknik penggumpulan data, melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Pemberian Asuhan Keperawatan Menggunakan Langkah-Langkah Proses Keperawatan Yang Meliputi: Pengakajian, Diagnosis Keperawatan, Intervensi, Implementasi dan Evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencangkup Identitas Klien, Riwayat Kesehatan Terdahulu dan Sekarang, Pemeriksaan fisik dan Pengkajian Kesehatan Secara Keseluruhan. Diagnosis Keperawatan yang ditemukan pada By. S adalah Bersihan jalan napas tidak efektif, Gangguan pola tidur. Intervensi yang telah dilakukan dengan Kriteria Hasil yang telah disusun berdasarkan Prioritas Masalah. Evaluasi hasil tindakan Keperawatan menunjukkan bahwa masalah Keperawatan yang Penulis Rumuskan dalam Diagnosis Keperawatan yang didapat adalah 2 diagnosis, 1 masalah tidak teratasi, Bersihan jalan napas tidak efektif dan 1 diagnosis teratasi, Gangguan pola tidur.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail