Abstrak
Pneumonia merupakan infeksi akut yang menyerang alveoli, menyebabkan sesak napas dan peningkatan frekuensi napas akibat peradangan paru secara tiba- tiba. Kasus pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Palas, Kalimantan Utara, menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2022–2023. Faktor utama adalah lingkungan yang kurang sehat, seperti kondisi padat penduduk dan penggunaan rumah kayu yang tidak layak di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan lingkungan fisik rumah dengan kejadian pneumonia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Palas. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Case Control. Penelitian ini melibatkan kelompok kasus yang terdiagnosa pneumonia dan kelompok kontrol yang terdiri dari balita yang tidak terdiagnosa pneumonia. Jumlah sampel penelitian ini adalah 72 responden balita di Puskesmas Tanjung Palas dengan teknik Probability Sampling. Hasil Penelitian ini sebagian besar memiliki responden berusia 12-23 bulan dan sebagian besar berjenis kelamin Laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antaran kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia pada balita p-value=0.91 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis lantai dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p- value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara jenis dinding dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Ada hubungan yang signifikan antara luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0.00 (p0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antaran luas jendela dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.058 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara atap dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.192 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara pencahayaan dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.567 (p>0,05), Tidak ada hubungan yang signifikan antara suhu dengan kejadian pneumonia pada balita dengan p-value=0.394 (p>0,05), Ada hubungan yang signifikan antara langit-langit rumah dengan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p-value=0,034 (p0,05) maka Ho ditolak.