ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya kebenaran sebuah opini yang dikeluarkan oleh auditor atas laporan keuangan perusahaan yang diaudit sehingga tidak ada kerugian yang dialami oleh pemakai laporan keuangan. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas, rasio profitabilitas, dan debt default terhadap pemberian opini audit going concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 69 perusahaan yang memenuhi kriteia dengan total 276 unit analisis. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tekik uji data menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern, akan tetapi rasio profitabilitas berpengaruh negatif dan debt default berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit going concern. Likuiditas mencerminkan ketersediaan dana yang dimiliki perusahaan guna memenuhi semua hutang yang akan jatuh tempo, sedangkan default menjelaskan bahwa kemampuan perusahaan memenuhi hutang dan bunganya. Dan perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi berarti semakin baik dan efisien kemampuan dalam mengelola asetnya. Kontribusi penelitian ini adalah auditor harus memastikan bahwa laporan keuangan mengandung informasi komperatif yang diperlukan dan sesuai dengan konteks pelaporan keuangan yang berlaku. Opini audit yang diberikan oleh auditor sangat penting, terutama opini going concern, yang menunjukkan apakah perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa visual dan auditori di kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan pada materi perbandingan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 4 (empat) orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dimana 4 (empat) siswa tersebut diantaranya 2 (dua) siswa visual dan 2 (dua) siswa auditori. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi yang ditulis dalam catatan lapangan kemudian dianalisis menggunakan perjodohan pola, eksplanasi, dan deret waktu. Temuan penelitian berdasarkan analisis data dibedakan untuk siswa visual dan auditori. Siswa visual memiliki pemecahan masalah perbandingan masalah perbandingan mereka 1) dapat memahami masalah dengan cara membaca soal dengan cepat sambil menggerakkan bibir untuk membaca dalam hati, 2) dapat merencanakan penyelesaian menggunakan cara atau metode yang tepat dengan mencoret-coret kertas hitungan, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian dengan rapi, teliti, dan teratur sesuai dengan rencana sebelumnya, dan 4) memeriksa kembali cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik dengan membaca ulang yang di anggap penting pada penyelesaiannya. Sementara siswa auditori mereka 1) dapat memahami masalah perbandingan dengan cara membaca soal berulang kali dengan bersuara pelan. Siswa dapat mengungkapkan apa saja yang diketahui dan apa saja yang ditanyakan dengan bahasa sendiri, 2) dapat merencanakan penyelesian cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik yaitu memilih metode mana yang benar untuk dapat digunakan untuk menyelesaikan soal dengan bahasa tubuh, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian sesuai dengan rencana sebelumnya dengan berbicara sendiri terkait penyelesaian, dan 4) memeriksa kembali dengan membaca langkah demi langkah penyelesaian dan memperbaiki jika ada kesalahan namun ragu menuliskan perbaikannya. This research aimed at describing the problem solving by the visual and auditory students in VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan on proportion learning material. This type of research was a case study under a qualitative approach. Four students from VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan were selected using purposive sampling technique. Those four students as the representation of two visual students and two auditory students. The data were collected by observing, interviewing, and analyzing documents which were written in the form of field notes and then analyzed using match-making patterns, explanations, and time series. The findings based on data analysis were distinguished for visual and auditory students. The visual students were: (l) can understanding problems by reading the test items quickly while moving their lips to read silently, (2) can planning solutions using the right way or method by scribbling on the counting paper, (3) can carrying out the completion plan neatly, thoroughly, and regularly in accordance with the previous plan, and (4) can rechecking and tended to use a kinesthetic learning style by rereading what was considered important at its completion. While the auditory students were: (l) can understanding proportion problems by reading the questions repeatedly in a low voice. They could express what was known and what was asked in their own language, (2) can planning solutions and tended to use a kinesthetic learning styles, namely choosing which method was proper to be employed to solve problems by using body language, (3) can carrying out the completion plan according to the previous plan by talking to him/herself relating to the completion, and (4) rechecking by reading the solution step by step and correcting if there were mistakes but were doubtful to write down the corrections.