PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK (EDUCATOR) DALAM PEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK KELAS V B DI SD NEGERI 013 KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik (educator)dalam pembentukan karakter religius peserta didik kelas V B di SD Negeri 013 Kota Tarakan Kalimantan Utara.Fokus penelitian mencakup bagaimana peran guru sebagai pendidik (educator) berperan dalam mengajar, membimbing, dan memelihara nilai-nilai religius peserta didik, seperti ibadah, kejujuran, ketulusan, kedisiplinan, dan keteladanan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru kelas V B dan 2 Peserta didik kelas V B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dilakukan pada proses pembelajaran, wawancara guru kelas V B dan 2 peserta didik kelas V B, serta dokumentasi aturan kelas, budaya kelas, dan pada pelaksanaan observasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan peran penting dalam tiga aspek utama. Pertama, dalam perannya sebagai pengajar, guru tidak hanya menyampaikan materi akademis tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius, seperti cara berdoa yang benar, mencegah perilaku menyontek, dan menekankan penghormatan terhadap sesama. Guru juga menjadi teladan dalam hal berpakaian rapi dan bersih serta mendorong kedisiplinan dengan aturan kelas. Kedua, sebagai pembimbing, guru memberikan arahan langsung terkait praktik religius, pentingnya kejujuran, dan kedisiplinan. Guru juga mengajarkan peserta didik untuk menghargai sesama dalam interaksi sosial. Ketiga, guru berperan dalam memelihara perkembangan karakter religius peserta didik dengan memberi nasihat dan penguatan nilai-nilai religius secara konsisten. Guru membiasakan peserta didik untuk tidak menyontek dan menekankan pentingnya menghargai sesama. Meskipun peran guru efektif, penelitian ini juga menekankan perlunya dukungan dari keluarga, lingkungan masyarakat, dan motivasi internal peserta didik untuk mencapai perkembangan karakter religius yang optimal.