Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Intensitas Cahaya
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengujian Alat Ukur Efisiensi Sel Surya Menggunakan Variasi Intensitas Cahaya Dari Bola Lampu Halogen

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sel surya adalah perangkat yang mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik melalui proses efek photovoltaic. Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi panel surya adalah intensitas cahaya matahari. Pada Tahun 2024 telah dilakukan rancang bangun alat uji sel surya menggunakan sensor arus dan sensor tegangan. Alat merupakan alat skala laboratorium untuk pengukuran sel surya mini. Alat uji dibuat dengan menggunakan cahaya buatan dari lampu halogen menggantikan sumber cahaya matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai intensitas cahaya dari lampu halogen terhadap nilai efisiensi sel surya yang diuji pada alat pengujian sel surya. Proses pengujian dilakukan dengan variasi intensitas cahaya berkisar berkisar 30 Lux, 320 Lux, 767 Lux, 1.823 Lux dan 1.947 Lux. Hasil penelitian menunjukan semakin besar intensitas cahaya yang diterima maka semakin kecil nilai efisiensi yang didapatkan. Efisiensi tertinggi diperoleh pada intensitas cahaya yang berkisar 30 Lux dengan nilai efisiensi sebesar 4,853%. Sedangkan efisiensi terendah diperoleh pada intensitas cahaya yang berkisar 1.947 Lux dengan nilai efisiensi sebesar 3,186%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Alat Pengujian Sederhana Solar Energi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah sistem pembangkit daya yang merubah energi surya menjadi energi listrik. Pada penelitian ini telah dirancang bangun alat pengujian sederhana solar energi skala laboratorium untuk mempelajari beberapa parameter terkait kinerja alat. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun alat pengujian sederhana solar energi dan menganalisis pengaruh sudut azimuth terhadap efisiensi yang dihasilkan. Proses rancang bangun ini menghasilkan alat pengujian sederhana solar energi yang tersusun dari sollar cell kapasitas 10 wp sebanyak 1 buah, lampu sorot LED 20 watt sebanyak 6 buah, sollar charged controller 10 Ampere, dan rangka alat. Hasil pengujian alat ini menunjukkan bahwa variasi sudut Azimuth 90°, 135°, dan 180° memiliki variasi output daya sebesar 0,12 W, 0,08 W, dan 0,03, masing-masing. Efisiensi yang dihasilkan sebesar 46%, 31%, dan 12%, masing-masing. A solar power plant (PLTS) is power plant that convert solar Energy into Electrical energy. In this research, a simple solar energy testing device has been designed to investigate several parameters related to the performance of the device the purpose of the research was to design a simple solae energy testing device and analyze the effect of azimuth angle on the efficiency produced. The proses of designing the building produced a simple solar energy testing device composed of 10 wp solar cell for 1 solar cell, 20 watt LED spotlight for 6 LED spotlight, a 10 ampere solar-charged controller, and a device frame. The test result if the device showed that azimuth angle variations of 90°,135°, and 180° had variations in power output of 0.12 W, 0.08 W, And 0.03 W, respectively. The Efficiency generated was 46%, 31%, and 12%, respectively.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh penggunaan intensitas cahaya terhadap tingkat kepadatan Chlorella sp

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Intensitas cahaya berperan penting dalam proses pertumbuhan kepadatan Chlorella sp. dalam media pemeliharaan terkontrol. Dalam proses fotosintesis, cahaya memegang peranan yang sangat penting, namun intensitas cahaya yang diperlukan tiap-tiap jenis tumbuhan dan alga untuk dapat tumbuh secara maksimum berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya yang terbaik terhadap tingkat kepadatan Chlorella sp. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan lampu Pijar yang digunakan terdiri dari 4 perlakuan yaitu A (kontrol) cahaya matahari, B lampu Pijar 25 W, C lampu Pijar 75 W dan D lampu Pijar 100 W. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kepadatan tertinggi ke rendah pada hari ke 2 yaitu perlakuan C dengan kepadatan sebanyak 2572,31 x 104 sel/ml, perlakuan A kepadatan sebanyak 1243.31 x 104 sel/ml, perlakuan B kepadatan sebanyak 1176,75 x 104 sel/ml, perlakuan D pertumbuhan sebanyak 963,18 x 104 sel/ml. Pengukuran kualitas air pada parameter salinitas 29-45 ppt, suhu 27-490C dan pH 7.14-8.39. Parameter intensitas cahaya yang berada pada kisaran optimum yaitu perlakuan C memiliki nilai intensitas cahaya 5737-6828 lux, perlakuan B nilai intensitas cahaya 1203-1871 lux, perlakuan A nilai intensitas cahaya 707-1058 lux, dan perlakuan D memiliki nilai intensitas cahaya yang berlebih yaitu 9016-9796 lux. Pada perlakuan C mendapatkan nilai intensitas cahaya yang terbaik bagi pertumbuhan kepadatan Chlorella sp.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail