Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: HIV/AIDS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Self-stigma Dan Kecemasan Orang Dengan HIV/AIDS Terhadap Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral

2026•

Self-stigma dan kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dianggap dapat memengaruhi kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA, namun tingkat kepatuhan minum obat ARV di Kota Tarakan masih sangat rendah dari 1.010 orang yang terkonfirmasi positif HIV/AIDS hanya 413 yang menjalani pengobatan ARV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-stigma dan kecemasan pada ODHA terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sebanyak 127 ODHA yang menjalani pengobatan di Poliklinik PDP RSUD. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasional Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-stigma dan kecemasan terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral dengan tingkat keeratan hubungan sedang. Dapat disimpulkan bahwa self-stigma yang rendah dan kecemasan yang ringan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiretroviral yang tinggi pada ODHA. Selain itu, faktor jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan terakhir, lama terdiagnosis HIV/AIDS, dan lama penggunaan ARV turut memengaruhi kepatuhan pengobatan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dan meneliti kepatuhan pengobatan dari varibel lain seperti stigma sosial, diskriminasi, dan penolakan keluarga serta masyarakat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENERIMAAN KELUARGA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DI RSUD dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN

2022•

Gambaran Penerimaan Keluarga Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan ABSTRAK Masalah HIV/AIDS adalah masalah besar yang mengancam Indonesia. Total populasi kasus HIV/AIDS tahun 2019 di dunia sebanyak 34,9 juta kasus, sedangkan di indonesia 50,282 kasus di kalimantan utara 225 kasus. Bagi orang–orang yang divonis positif HIV, tentu akan memiliki masalah baik itu fisik, maupun psikologis. Permasalahan yang saat ini terus menerus disorot adalah stigmatisasi pada ODHA. Adanya dukungan keluarga menjadi salah bentuk penerimaan keluarga terhadap ODHA. Penerimaan keluarga yang baik berdampak secara signifikan dalam proses pengobatan yang dilakukan oleh ODHA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penerimaan keluarga orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Adapun teknik pengambilan sampel metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan tingkat penerimaan keluarga rendah (60%). Dengan penerimaan keluarga dikategorikan penerimaan keluarga rendah yang menunjukkan bahwa ODHA masih mendapatkan stigma dan diskriminasi dari keluarga. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terkait HIV/AIDS dan ODHA kepada keluarga dan masyarakat umum untuk menurunkan angka stigma dan diskriminasi agar meningkatkan kualitas hidup ODHA.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail