Analisis Penerapan Green Business Pada UKM di Kota Tarakan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan green business telah dilakukan UKM di Kota Tarakan dan mengetahui peran green business yang menerapkan green input, green process, green output dan green marketing mempengaruhi pendapatan usaha UKM di Kota Tarakan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, dengan melihat data UKM di Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis skala likert dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan bahwa uji hipotesis (uji t) menunjukkan green input tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan usaha, dengan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-0,2571,697) dan nilai Sig. (0,798>0,05). Green process tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan usaha, dengan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-0,7101,697) dan nilai Sig. (0,483>0,05). Green output berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan usaha, dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (1,929>1,697) dan nilai Sig. (0,063>0,05). Dan green marketing berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan usaha, dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (-2,809>1,697) dan nilai Sig. (0,0080,05). Secara simultan terdapat pengaruh signifikan antara green input, green process, green output dan green marketing terhadap pendapatan usaha, dengan nilai F hitung lebih besar F tabel (2,761>2,69) dan nilai Sig. (0,040,05). Diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,269 atau 26 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 26 persen pendapatan usaha dipengaruhi oleh green input, green process, green output dan green marketing. Sedangkan sisanya sebesar 74 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model.