Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Etika Konseling
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN ETIKA KONSELING PROFESSIONAL RESPONSIBILITY GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 3 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PELAKSANAAN ETIKA KONSELING PROFESSIONAL RESPONSIBILITY GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 3 TARAKAN ABSTRAK Maria Yasinta Fina, 2024, “Pelaksanaan Etika Konseling Professional Responsibility Guru Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 3 Tarakan”. Dibimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd. Etika konseling mengacu pada aturan-aturan yang harus dimiliki seorang konselor dan hak-hak klien yang harus dilindungi oleh seorang konselor. Professional Responsibility adalah suatu konsep yang berkaitan dengan standar profesional dan kompetensi teknis yang dimiliki seorang pemberi layanan dalam menjalankan tugasnya dan selama proses konseling berlangsung konselor bertanggung jawab terhadap klien dan dirinya sendiri. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pelaksanaan etika konseling professional responsibility guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Tarakan, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dan pembahasan pelaksanaan etika konseling professional responsibility berjalan dengan baik dan berfungsi secara efektif dimana guru Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 3 Tarakan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang guru bimbingan dan konseling yang profesional dan berkompeten sesuai pelaksanaan etika profesi bimbingan dan konseling dan tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar etika dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa. Kata Kunci: Pelaksanaan Etika Konseling, Professional Responsibility.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN ETIKA KONSELING CONVEYING RELEVANT INFORMATION TO THE PERSON DI SMK NEGERI 2 TARAKAN

2023•

Eberlie Irang . 1740606074. “Pelaksanaan Etika Konseling, Conveying Relevant Information to the Person Di SMK Negeri 2 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing Utama dan Ibu Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku pembimbing anggota.Pelaksanaan etika konseling, conveying relevant information to the person merupakan layanan yang diberikan guru bimbingan dan konseling kepada siswa atau konseli, dalam pelaksanaan etika konseling guru bimbingan dan konseling memberikan informasi yang relevan terkait layanan konseling yang dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun kepercayaan dalam diri konseli terhadap konselor dan layanan konseling yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 3 guru bimbingan dan konseling sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tentang pelaksanaan etika konseling, conveying relevant to the person Di SMK Negeri 2 Tarakan. Maka dapat disimpulkan pelaksanaan dilakukan melalui beberapa proses yaitu 1) Counselor Oualification; konselor memberikan informasi terkait qualifikasi atau keahlian yang dimiliki untuk membangun hubungan yang baik dan kepercayaan dari konseli 2) Counseling Counsecuenceskoonselor memberikan informasi terkait dampak dan efeksamping dari konseling dan meyakinkan konseli bahwa konselor bertujuan membantu konseli melalui konseling. 3) Time Involved in Counseling konselor memberikan informasi terkait waktu yang diperlukan selama proses layanan konseling dan melakukan kesepakatan waktu dengan konseli agar tidak mengganggu waktu konselor maupun konseli. 4) Alternative to Counseling, konselor memberikan informasi pada konseli bahwa konseling bukan satu-satunya jalan untuk sembuh melainkan motivasi dari diri konseli itu sendiri, dan menjadi fasilitator bagi konseli dalam mengarahkan konseli kepada yang lebih tepat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail