Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Efektivitas pembelajaran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERDIFERENSIASI BERBASIS TIK DENGAN MODEL GAME-BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII.3 SMP NEGERI 14 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning pada peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan yang berjumlah 30 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket asesmen awal, pretest, dan posttest. Tahap awal sebelum dilakukan pretest dan posttest, peserta didik terlebih dahulu diberikan angket asesmen awal untuk memperoleh gambaran respon peserta didik terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan. Selanjutnya, pelaksanaan penelitian diawali dengan pemberian pretest untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik sebelum diberikan perlakuan. Setelah itu peserta didik diberikan perlakuan melalui penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning, peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan media dan aktivitas berbasis permainan yang disesuaikan dengan materi pembelajaran. Setelah diberi perlakuan, peserta didik diberikan posttest untuk mengetahui hasil dari penerapan pembelajaran yang diberikan. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest peserta didik sebesar 85,50, sedangkan rata-rata nilai posttest peserta didik sebesar 90,67. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,026 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest peserta didik setelah diberikan perlakuan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning efektif diterapkan pada peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI BERORIENTASI KRITIS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan numerasi berorientasi kritis (KNBK) merupakan kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengetahuan dan gagasan matematis secara tepat dan efisien dalam menyelesaikan persoalan, menafsirkan hasil atau informasi numerik sesuai dengan konteks, menilai serta memberikan dukungan, penolakan, atau sanggahan terhadap suatu pernyataan berdasarkan alasan dan bukti matematis, serta menarik kesimpulan dan mengambil keputusan secara logis berdasarkan hasil analisis matematis. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mendukung pengembangan KNBK karena mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks kehidupan nyata yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan RME terhadap KNBK peserta didik SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonrandomized control group pretest–posttest design. Data diperoleh melalui tes KNBK yang diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data meliputi analisis N-Gain secara deskriptif dan uji Mann–Whitney terhadap nilai gain secara inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 34,45%, sedangkan kelas kontrol sebesar 32,75%. Hasil uji Mann–Whitney terhadap nilai gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,823 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan KNBK yang signifikan antara kedua kelas. Meskipun secara deskriptif rata-rata peningkatan KNBK pada kelas eksperimen sedikit lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, hasil tersebut belum menunjukkan bahwa pendekatan RME lebih efektif secara statistik dalam meningkatkan KNBK peserta didik. Secara teoritis, hipotesis penelitian belum terbukti. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh waktu penerapan pembelajaran yang relatif singkat, yaitu tiga kali pertemuan. Waktu tersebut mungkin belum cukup bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan pembelajaran RME yang menuntut peserta didik aktif dalam memahami masalah kontekstual, mencari strategi penyelesaian, serta menyampaikan dan merefleksikan hasil pemikirannya. Oleh karena itu, penerapan RME dalam waktu yang lebih panjang perlu dipertimbangkan agar pengembangan KNBK peserta didik dapat berlangsung secara lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS XII TEKNIK SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS XII TEKNIK SMA NEGERI 2 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literais matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang diterapkan yaitu pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini melibatkan satu kelompok yang diberikan pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII Teknik SMA Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 30 siswa, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan literasi matematis yang terdiri atas empat soal. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test dan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi matematis siswa mengalami peningkatan setelah penerapan PBL, yaitu dari nilai rata-rata pretest sebesar 45,93 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 55,48. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan bahwa nilai t_hitung =4,918>t_tabel=1,699 sehingga penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan sebelum penerapan model pembelajaran PBL. Akan tetapi, berdasarkan nilai rata-rata N-gain sebesar 18,8% yang berada pada kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dalam penelitian ini belum efektif secara keseluruhan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, meskipun secara statistik menunjukkan terdapat peningkatan. Kata kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Literasi Matematis, Efektivitas Pembelajaran

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efektivitas Pembelajaran IPA Pasca Pandemi Kelas VIII di SMPN 11 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pembelajaran IPA di SMPN 11 Tarakan T.A 2021/2022 Pasca Pandemi Covid-19 sudah dilakukan secara tatap muka, namun masih mengikuti peraturan yang diterapkan oleh pemerintah antara lain, untuk selalu memakai masker, cek suhu tubuh saat masuk kelas, berjaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga kebersihan sekolah agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19, yang saat ini belum dikatakan sudah hilang sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran IPA pasca pandemi kelas VIII di SMPN 11 Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil ini menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran pasca pandemi dalam pembelajaran IPA di SMPN 11 Tarakan efektif. Sebagai bukti bahwa tiga indikator efektivitas pembelajaran yang disimpulkan kriteria efektivitas sudah terlaksana dengan baik, yaitu: (1) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran IPA dapat dilihat dari kegiatan guru mengajar guru yang dapat terkendali dengan baik setelah adanya pandemi; (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA dapat dilihat dari kesiap guru dan siswa saat memulai proses pembelajaran dan semangat siswa yang besar setelah kembalinya proses pembelajaran tatap muka kembali; (3) hasil belajar siswa tuntas secara klasikal dilihat dari hasil tugas dan ujian akhir siswa saat masa pandemi dan pasca pandemi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2022•

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : efektivitas pembelajaran daring menggunakan Google Classroom pada mata pelajaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah: 1) Apakah pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII terbukti efektif? 2) Apa kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring menggunakan google classroom pada pembelajaran google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII? 3) Hal apa saja yang perlu diperbaiki agar pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan google classroom berjalan dengan lebih baik? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru Matematika Kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Michael Huberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran daring dalam google classroom dalam pembelajaran Matematika di kelas VIII kurang efektif. 2) Kelebihan pembelajaran daring dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas II A adalah tetap bisa dilaksanakan walaupun dalam kondisi pandemi. 3) Kurang efektifnya Pembelajaran daring menggunakan google classroom dalam pembelajaran Matematika kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan menjadi tantangan untuk guru dalam hal peningkatan kreativitas. Di era digital seperti ini guru dituntut untuk lebih kreatif, terlebih dalam menggunakan media, metode, atau strategi pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring, guru dapat membuat media pembelajaran yang memudahkan siswa memahami materi yang disampaikan oleh guru. Dan juga mengimbangi interaksi dengan siswa menggunakan aplikasi tambahan seperti google meet ataupun zoom meeting.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail