Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
“Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat dalam Menegakkan Diagnosis Keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan”
Penegakan diagnosis merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan. Diagnosis keperawatan telah diterapkan di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, namun pengetahuan perawat terkait indikator-indikator diagnostik untuk penegakan diagnosis masih perlu ditingkatkan agar penegakan dapat dilakukan secara tepat dan terstandarisasi, serta proses penegakan diagnosis tidak dianggap sulit. SDKI sebagai pedoman perumusan diagnosis keperawatan telah diberlakukan sejak tahun 2017, akan tetapi pada kenyataannya saat ini penerapan diagnosis keperawatan berdasarkan SDKI belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menegakkan diagnosis keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Hasil penelitian ini memunculkan tema antara lain: (1) tantangan baru, (2) perasaan ambivalen, (3) kendala penggunaan SDKI, (4) butuh dukungan eksternal, (5) memudahkan perawat. Penggunaan SDKI memudahkan dalam penentuan diagnosis karena memiliki batasan karakteristik yang telah disesuaikan dengan keluhan pada pasien secara umum. Komite rumah sakit perlu melakukan penyegaran nursing care plan yang disesuaikan dengan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. J DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST OP STRUMA NODUSA DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN
ABSTRAK Struma merupakan pembengkakan pada leher yang disebabkan oleh pembeseran kelenjar tiroid akibat kelainan glandula tiroid. Struma dibagi menjadi dua, yaitu diffusa dan nodusa. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman tentang penerapan asuhan keperawatan kepada pasien Ny. J dengan masalah utama Post Op Struma Nodusa di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan pada Ny. J terdapat 5 diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Ny. J yaitu, nyeri akut, risiko infeksi, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, dan defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjagan yang terdapat antara teori dan kasus pada Ny. J dimulai dari pengkajian, terdapat 5 pengkajian yang memiliki kesenjangan teori dengan kasus pada Ny. J, 4 diagnosa keperawatan yang memiliki kesejangan teori dengan kasus pada Ny. J, intervensi disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan 5 diagnosa teratasi semua.