Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Cephalopelvic Disproportion
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KASUS PERAWATAN PASIEN POST SECTIO CAESAREA INDIKASI PERSALINAN RISIKO TINGGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cephalopelvic Disproportion (CPD) dan partus lama menjadi kondisi persalinan risiko tinggi yang dapat menimbulkan komplikasi serius pada ibu dan janin, seperti ruptur uteri, fetal distress, infeksi, hingga kematian, sehingga memerlukan penanganan yang tepat melalui tindakan Sectio Caesarea. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada tanggal 27 April–02 Mei 2026 di Ruang Perawatan Persalinan Rumah Sakit X. Subjek studi yang digunakan adalah 2 pasien post operasi Sectio Caesarea dengan indikasi CPD dan partus lama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi rekam medis. Penulis menguraikan pembahasan terkait adanya kesesuaian maupun kesenjangan antara teori dan hasil asuhan keperawatan pada kedua pasien. Hasil studi kasus menunjukkan kedua pasien mengalami persamaan masalah keperawatan berupa nyeri akut dan menyusui tidak efektif, serta ditemukan perbedaan masalah keperawatan berupa bersihan jalan napas tidak efektif pada Ny. Y, dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua serta risiko perdarahan pada Ny. S. Rencana, luaran, implementasi, dan evaluasi keperawatan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Rencana keperawatan yang diberikan meliputi perawatan pasca seksio sesaria, edukasi menyusui, latihan batuk efektif, edukasi orang tua fase bayi, dan pencegahan perdarahan. Setelah pemberian asuhan keperawatan selama tiga hari, seluruh diagnosis keperawatan teratasi yang ditandai dengan penurunan nyeri, peningkatan mobilisasi, perbaikan proses menyusui, kemampuan batuk efektif, peningkatan kesiapan menjadi orang tua, dan berkurangnya tanda risiko perdarahan. Hasil studi kasus ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penulis dalam mempersiapkan rencana dan strategi pelaksanaan asuhan keperawatan yang lebih baik ke depannya guna mempercepat pemulihan pasien post operasi Sectio Caesarea serta mencegah komplikasi lebih lanjut akibat CPD dan partus lama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Maternitas Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan indikasi Cephalopelvic Disproportion di Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Jusuf SK Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cephalopelvic Disproportion (CPD) merupakan salah satu penyebab distosia persalinan yang sering memerlukan tindakan Sectio Caesarea (SC). Secara global, sekitar 21% persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea dan angka tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 29% pada tahun 2030. Peningkatan angka Sectio Caesarea menyebabkan semakin banyak ibu nifas yang memerlukan perawatan untuk mengatasi berbagai masalah selama masa pemulihan. Studi kasus ini bertujuan memperoleh gambaran asuhan keperawatan maternitas pada ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien yang menjalani perawatan selama tiga hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami nyeri akut, menyusui tidak efektif, dan risiko infeksi, sedangkan pada salah satu pasien juga ditemukan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Asuhan keperawatan yang diberikan meliputi manajemen nyeri, perawatan pasca Sectio Caesarea, pencegahan infeksi, pijat laktasi, edukasi menyusui, serta edukasi perawatan bayi. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, tidak ditemukan tanda-tanda infeksi, peningkatan proses menyusui, serta peningkatan kesiapan menjalankan peran sebagai orang tua. Disimpulkan bahwa asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara sistematis dapat mendukung proses pemulihan ibu nifas post Sectio Caesarea dengan indikasi CPD. Studi kasus ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam melakukan pengkajian secara komprehensif, manajemen nyeri, pemantauan dan pencegahan infeksi, dukungan laktasi, serta edukasi dan pelibatan keluarga untuk mendukung pemulihan ibu selama masa nifas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail