Implementasi Biblioterapi Menggunakan Pop Up Book pada Anak Pra Sekolah dengan Hospitalisasi di RSUD Dr. H. Jusuf SK Tarakan
Hospitalisasi pada anak usia pra sekolah (3-6 tahun) merupakan pengalaman yang berpotensi menimbulkan trauma psikologis, terutama jika tidak ditangani sesuai dengan tahap perkembangannya. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam keperawatan anak karena dampaknya tidak hanya memengaruhi kondisi emosional anak, tetapi juga dapat menghambat proses pemulihan kesehatan secara menyeluruh Biblioterapi menggunakan pop up book merupakan intervensi nonfarmakologis yang membantu anak mengelola kecemasan melalui aktivitas membaca dan interaksi dengan cerita. Karya ilmiah ini bertujuan menggambarkan implementasi biblioterapi menggunakan pop up book serta menganalisis perubahan tingkat kecemasan anak pra sekolah selama hospitalisasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada dua pasien anak usia pra sekolah yang dirawat di Ruang Anggrek B1 RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan pada 06-08 Juni 2026 dengan diagnosis observasi febris disertai kecemasan akibat hospitalisasi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Facial Image Scale (FIS). Intervensi dilaksanakan melalui lima fase, yaitu persiapan, orientasi, kerja, diskusi, dan evaluasi, dengan melibatkan orang tua. Hasil menunjukkan penurunan skor FIS pada An. F dari 4 menjadi 1 dan pada An. M dari 5 menjadi 1, dengan rata-rata penurunan 3,5 poin. Penurunan kecemasan juga ditunjukkan oleh berkurangnya tangisan, meningkatnya kooperatif selama tindakan keperawatan, perbaikan pola tidur, serta normalisasi frekuensi nadi. Biblioterapi menggunakan pop up book efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan anak pra sekolah selama hospitalisasi (child centered care).