Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Air Hujan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Pemanenan Air Hujan pada gedung Laboratorium dan PErkuliahan Terpadu Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gedung Laboratorium dan Perkuliahan Terpadu Universitas Borneo Tarakan saat ini masih bergantung pada air tanah untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dalam jangka panjang berpotensi terjadi penurunan muka air tanah. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah pemanfaatan air hujan melalui sistem pemanenan air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem pemanenan air hujan sebagai alternatif sumber air bersih pada Gedung Laboratorium dan Perkuliahan Terpadu Universitas Borneo Tarakan. Tinjauan pustaka mencangkup konsep pemanenan air hujan, analisis hidrologi, analisis curah hujan, kebutuhan air, dan perencanaan bak penampungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun terakhir terhitung pada tahun 2015 hingga 2024 dari Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, data luas atap gedung, serta kebutuhan air. Pengelolaan data meliputi analisis curah hujan menggunakan distribusi probabilitas untuk menentukan curah hujan rencana, menghitung intensitas hujan menggunakan metode Mononobe, analisis kebutuhan air, serta perencanaan volume bak. Potensi volume air hujan dihitung berdasarkan luasan atap sebesar 1.788,22 m2 dengan koefisien limpasan sebesar 0,85. Perencanaan kapasitas penampung dilakukan dengan menggunakan neraca air untuk mengetahui keseimbangan supply dan kebutuhan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume air hujan yang berpotensi ditampung dari atap gedung dengan proyeksi 20 tahun sebesar 310,52 m3 dengan debit rencana sebesar 0,2407 liter/detik . Volume tersebut menunjukkan bahwa sistem pemanenan air hujan dinilai layak sebagai sumber alternatif air bersih. Dengan penerapan sistem pemanena air hujan dapat mengurangi ketergantungan terhadap air tanah dan dapat mendukung upaya konservasi air di lingkungan kampus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Aktivitas Antropogenik Terhadap Kualitas Air Hujan di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air merupakan kebutuhan vital bagi makhluk hidup sedangkan ketersediaan air bersih secara kuantitas dan kualitas rendah. Hujan dapat menjadi solusi namun butuh pengolahan lebih. Kota Tarakan merupakan daerah yang mengandalkan curah hujan sebagai sumber air, jika tidak terjadi hujan PDAM memprediksi ketersediaan air hanya cukup untuk 4 bulan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik kimia air hujan Kota Tarakan yang dibandingkan dengan standar baku mutu sesuai dengan Persyaratan Kualitas Air Bersih dari Permenkes Nomor 32 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahap yaitu penampungan air hujan. Karakteristik fisik kimia air hujan di Kota Tarakan belum memenuhi standar baku mutu air besih dari Permenkes Nomor 32 Tahun 2017 dan hasil pengujian Anova menunjukkan tidak ada perbedaan kualitas air hujan secara signifikan pada setiap lokasi dan waktu pengambilan sampel air hujan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail