Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Adopsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh metode penyuluhan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter pada petani padi sawah di desa tideng pale kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas padi sawah di Kabupaten Tana Tidung masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Utara, sehingga diperlukan dorongan adopsi teknologi mekanisasi pertanian, salah satunya melalui penerapan teknologi rice transplanter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyuluhan yang digunakan dalam mendukung adopsi inovasi teknologi rice transplanter serta menganalisis pengaruh metode ceramah, demonstrasi, dan kursus tani, baik secara parsial maupun simultan, terhadap adopsi inovasi teknologi tersebut pada petani padi sawah di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan petani padi sawah anggota kelompok tani di Desa Tideng Pale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, metode demonstrasi merupakan pendekatan yang paling optimal karena memberikan kesempatan kepada petani untuk menyebarkan langsung pengoperasian rice transplanter, meskipun kompleksitas teknis pada tahap persemaian sistem dapog masih menjadi kendala. Secara simultan, metode ketiga penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter dengan nilai F hitung sebesar 35,829 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 74,9% terhadap variabel adopsi inovasi. Secara parsial, metode demonstrasi merupakan faktor paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,000), metode ceramah berpengaruh signifikan (Sig. = 0,049), sedangkan metode kursus tani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani dalam mengadopsi teknologi rice transplanter. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi metode penyuluhan, khususnya demonstrasi, merupakan kunci strategi dalam mengakselerasi penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ADOPSI TEKNOLOGI DIGITAL DAN STRATEGI PEMASARAN ONLINE TERHADAP PENGELOLAAN KAS DENGAN LAMA USAHA SEBAGAI VARIABEL KONTROL (Studi Kasus Pada UMKM Makanan Ringan Di Kota Tarakan)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi teknologi digital dan strategi pemasaran online terhadap pengelolaan kas pada UMKM makanan ringan di Kota Tarakan, dengan mempertimbangkan lama usaha sebagai faktor kontrol. Penelitian ini menggunakan 4 variabel yaitu adopsi teknologi digital, strategi pemasaran online, pengelolaan kas, dan lama usaha. Populasi penelitian ini adalah seluruh UMKM makanan ringan di Kota Tarakan, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas, dan reabilitasnya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda yang dilakukan dengan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital dan strategi pemasaran online berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan kas, sedangkan lama usaha sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

tingkat adopsi inovasi petani dalam penerapan pupuk organik pada tanaman sawi di kelompok tani smart harapan kampung enam kota tarakan

2023•

Tanaman hortikultura adalah tanaman yang biasanya ditanam oleh orang dikebun-kebun atau pekarangan rumah, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat. Hortikultura berasal dari bahasa Latin, yaitu “hortus” (tanaman kebun) dan “cultura/colere” (budi daya) sehingga dapat diartikan sebagai budi daya tanaman kebun (Janick dalam Ashari, 1995:1). Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani yang ada pada Kelompok Tani SMART HARAPAN, dan mengetahui tingkat adopsi inovasi petani dalam penerapan pupuk organik pada tanaman sawi. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quota sampling jenuh dimana teknik penentuan sampel yang dimana jumlah sampel sudah ditentukan oleh peneliti sebanyak 15 petani. Metode pengumpulan data menggunakan metode obserasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode anilisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, dan analisis skala likert. Dari penelitian diperoleh hasil sebagai berikut : Karakterstik Kelompok Tani Sinar Harapan : Jenis kelamin dominan laki-laki, usia responden dominan usia 25-35 tahun, tingkat pendidikan responden dominan Sekolah Dasar (SD), luas lahan dominan dengan luas 1,1 – 1,5. Tingkat adopsi adopsi inovasi adalah : Tahap kesadaran termasuk dalam kategori Sedang, tahap minat termasuk dalam kategori Sedang, tahap penilaian termasuk dalam kategori Rendah, tahap mencoba termasuk dalam kategori Rendah, dan tahap menerima/menerapkan termasuk dalam kategori Rendah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT ADOPSI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI PADA BUDIDAYA HIDROPONIK DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN TARAKAN TENGAH KOTA TARAKAN)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat Adopsi merupakan suatu proses penerimaan suatu inovasi pada diri seseorang atau sekumpulan orang setelah menerima suatu inovasi yang disampaikan penyuluh ke sasarannya (Petani). Penelitian Tingkat Adopsi Anggota Kelompok Wanita Tani pada Budidaya Hidroponik di Kota Tarakan (Studi Kasus di Kecamatan Tarakan Tengah) bertujuan untuk, (1) Mengetahui proses adopsi inovasi teknologi hidroponik yang dilakukan oleh anggota Kelompok Wanita Tani pada budidaya hidroponik di Kota Tarakan, (2) Mengetahui tingkat adopsi anggota Kelompok Wanita Tani pada budidaya hidroponik di Kota Tarakan, (3) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat adopsi anggota Kelompok Wanita Tani pada budidaya hidroponik di Kota Tarakan. Metode Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Qouta Sampling dengan jumlah responden 39 Orang anggota kelompok wanita tani di Kecamatan Tarakan Tengah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Metode Skoring (Skala Likert) dan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan Proses Tahapan adopsi pada petani hidroponik mulai tahap sadar, tahap minat, Tahap penilaian hingga tahap adopsi dalam penelitian ini ada sekitar 39 responden dengan persentase 100%, sudah pada tahap adopsi.Tingkat Adopsi Anggota Kelompok Wanita Tani pada Budidaya hidroponik di Kecamatan Tarakan tengah Kota Tarakan mempunyai tingkat adopsi Tinggi.Faktor- faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi berpengaruh Secara serempak (Sig 0,05), Secara Parsial variable Usia X1, Tingkat Pendidikan X2, Lama berhidroponik X3 berpengaruh secara signifikan (Sig 0,05) sedangkan variable Pendapatan tidak berpengaruh secara Signifikan (Sig > 0,05).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail