Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: TIA MARYATI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MANAJEMEN DIRI PADA KEMATANGAN EMOSI SISWA DI SMP NEGERI 1 MALINAU UTARA

2022•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan uji analisis menggunakan korelasi product moment. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan manejemen diri pada kematanagan emosi siswa di Smp Negeri 1 Malinau Utara. Dengan nilai koefisien korelasi 0,029 lebih kecil dari 0,05dengan nilai r 0,287 yang berarti hubungan tersebut rendah atau lemah. Jika remaja sudah bisa memanajemen diri maka kematangan emosi siswa juga dapat berpengaruh pada perilaku remaja tersebut. Bagi remaja yang menghadapi suatu masalah sehingga membangkitkan emosinya dan tidak dapat mengendalikannya, maka remaja tersebut dikatakan belum memiliki emosi yang matang. Instrument penelitian menggunakan skala manajemen diri yang dibuat oleh Aris Setiawan(2013) dan skala kematangan emosi yang dibuat oleh peneliti sebelumya Maria Hendrika Knoba(2016). Teknik sampling yang digunakan adalah dengan jumblh 58 sabjek. Berdasarkan hasil penelitian Manajemen diri pada siswa dapat dikatakan tinggi terlihat dari hasil analisis keseluruhan sebanyak 23 siswa dari 58 responden dengan skor presentase sebesar 39,65% dan Kematangan emosi dapat dikatakan rendah terlihat dari hasil analisis keseluruhan sebanyak 25 siswa dari 58 responden dengan skor presentase 43,10%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MANAJEMEN DIRI PADA KEMATANGAN EMOSI SISWA DI SMP NEGERI 1 MALINAU UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan uji analisis menggunakan korelasi product moment. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan manejemen diri pada kematanagan emosi siswa di Smp Negeri 1 Malinau Utara. Dengan nilai koefisien korelasi 0,029 lebih kecil dari 0,05dengan nilai r 0,287 yang berarti hubungan tersebut rendah atau lemah. Jika remaja sudah bisa memanajemen diri maka kematangan emosi siswa juga dapat berpengaruh pada perilaku remaja tersebut. Bagi remaja yang menghadapi suatu masalah sehingga membangkitkan emosinya dan tidak dapat mengendalikannya, maka remaja tersebut dikatakan belum memiliki emosi yang matang. Instrument penelitian menggunakan skala manajemen diri yang dibuat oleh Aris Setiawan(2013) dan skala kematangan emosi yang dibuat oleh peneliti sebelumya Maria Hendrika Knoba(2016). Teknik sampling yang digunakan adalah dengan jumblh 58 sabjek. Berdasarkan hasil penelitian Manajemen diri pada siswa dapat dikatakan tinggi terlihat dari hasil analisis keseluruhan sebanyak 23 siswa dari 58 responden dengan skor presentase sebesar 39,65% dan Kematangan emosi dapat dikatakan rendah terlihat dari hasil analisis keseluruhan sebanyak 25 siswa dari 58 responden dengan skor presentase 43,10%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail