PENGARUH EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN SISTEM MERIT MELALUI PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (Studi Pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Se-Provinsi Kalimantan Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Employee Engagement dan Sistem Merit terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan Pengembangan Kompetensi sebagai variabel mediasi, pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik se-Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement dan sistem merit tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap peningkatan kinerja ASN. Namun, keduanya memberikan pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui pengembangan kompetensi. Pengembangan kompetensi sendiri memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap peningkatan kinerja, menjadikannya variabel kunci dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas ASN. Employee engagement terbukti berpengaruh positif terhadap pengembangan kompetensi, menunjukkan bahwa keterlibatan pegawai berperan penting dalam mendorong partisipasi aktif dalam program pelatihan dan pengembangan. Demikian pula, sistem merit memiliki pengaruh positif terhadap pengembangan kompetensi, mengindikasikan bahwa penerapan sistem yang adil dan berbasis prestasi mendorong motivasi pegawai untuk meningkatkan kemampuan mereka.