Studi Penggunaan Material Agregat Dari kabupaten Malinau Pada Campuran Lapisan Aspal Beton Lapisan Aus (AC-WC)
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
.Potensi pemanfaatan material agregat lokal dari Desa Kuala Lapang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sebagai bahan campuran perkerasan Lapisan Aspal Beton Lapis Aus. Penelitian agregat lokal bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan mendeksripsikan sifat-sifat fisik dari agregat lokal sesuai Spesifikasi Bina Marga Tahun 2024, serta mengevaluasi karakteristik agregat lokal dengan uji Marshall dan perhitungan volumetrik. Penelitian dilaksanakan di laboratorium melalui serangkaian pengujian, meliputi pengujian sifat fisik agregat, pembuatan benda uji, serta pengujian Marshall untuk mengetahui stabilitas, flow, dan karakteristik volumetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan parameter agregat kasar dan filler memenuhi spesifikasi yang disyaratkan, pada agregat halus terdapat parameter yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi yaitu material lolos ayakan nomor 200 agregat halus yang melebihi batas maksimum. Penelitian dilaksanakan melalui pengujian Marshall dengan memperhatikan parameter flow dan Marshall serta melalui perhitungan volumetrik dengan memperhatikan parameter VMA (Void in Mineral Aggregate), VIM (Void in Mix), dan VFA (Void Filled with Asphalt). Berdasarkan hasil pengujian pada kadar aspal 5,67% dan 6,17% memenuhi keseluruhan parameter dari pengujian Marshall dan perhitungan volumetrik. Pada kadar aspal 4,67% tidak memenuhi keseluruhan parameter volumetrik, kadar aspal 5,17% hanya tidak memenuhi parameter VMA, pada kadar aspal 6,67% memenuhi keseluruhan parameter volumetrik, akan tetapi tidak memenuhi parameter stabilitas dari pengujian Marshall. Berdasarkan hasil analisis didapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 5,92%. Dapat disimpulkan bahwa agregat dari Desa Kuala Lapang, Kabupaten Malinau memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam campuran AC–WC.