Penggunaan Media Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Bkateri Probiotik
Probiotik adalah mikroba hidup yang mampu memberikan keuntungan bagi inang yaitu dengan mengatur keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaan, meningkatkan efesiensi dan pemanfaatan pakan, meningkatkan respon imun serta memperbaiki kualitas lingkungan. Penggunaan probiotik menjadi solusi internal untuk menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yang optimal, mengurangi biaya produksi dan pada akhirnya dapat mengurangi beban lingkungan karena akumulasi limbah diperairan. Hal penting yang harus diperhatikan saat kultur berlangsung yaitu ketersediaan nutrisi yang menunjang kehidupan bakteri probiotik dengan media substrat yang komposisinya terdiri atas nutrisi tertentu yang diperlukan untuk menumbuhkan dan mempelajari sifat-sifat bakteri. Komposisi nutrisi media yang lengkap mengandung sumber karbon, nitrogen, belerang, fosfat, logam mikro, vitamin, penyubur, NaCl dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media yang paling efektif untuk menguji pertumbuhan bakteri probiotik dengan pemberian media yang berbeda. Rancangan percobaan menggunakam RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari empat perlakuan dengan empat ulangan. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama penelitian, perlakuan A merupakan yang paling efektif digunakan dalam kultur bakteri probiotik dengan nilai OD 2,155.