Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: MUH. SAIDI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HASIL TANGKAPAN KEPITING BAKAU (Scylla spp.) ANTARA BULAN PURNAMA DAN BULAN BARU DI PULAU AHUS KABUPATEN NUNUKAN

2023•

Usaha penangkapan di bidang perikanan banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir Kabupaten Nunukan. Salah satu target tangkapannya adalah Kepiting bakau (Scylla spp.) yang merupakan komoditas ekspor yang bernilai ekonomis tinggi. Namun fluktuasi hasil tangkapan belum banyak diketahui, sehingga perlu dilakukan suatu penelitian mengenai hal tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui fluktuasi hasil tangkapan kepiting bakau berdasarkan periode bulan, yaitu bulan baru dan bulan purnama. Lokasi penelitian ditentukan di perairan pulau Ahus Kabupaten Nunukan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus, September dan Oktober. Alat tangkap yang digunakan adalah bubu tancap dengan bahan dasar jaring dengan bingkai kawat besi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil tangkapan total kepiting bakau antara periode bulan baru dan bulan purnama berturut-turut adalah 776 ekor dan 1.036 ekor. Hasil ini berbeda nyata dengan nilai signifikansi 0,006, sehingga dapat disimpulkan bahwa periode bulan berpengaruh nyata tehadap hasil tangkapan kepiting bakau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HASIL TANGKAPAN KEPITING BAKAU (Scylla spp.) ANTARA BULAN PURNAMA DAN BULAN BARU DI PULAU AHUS KABUPATEN NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha penangkapan di bidang perikanan banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir Kabupaten Nunukan. Salah satu target tangkapannya adalah Kepiting bakau (Scylla spp.) yang merupakan komoditas ekspor yang bernilai ekonomis tinggi. Namun fluktuasi hasil tangkapan belum banyak diketahui, sehingga perlu dilakukan suatu penelitian mengenai hal tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui fluktuasi hasil tangkapan kepiting bakau berdasarkan periode bulan, yaitu bulan baru dan bulan purnama. Lokasi penelitian ditentukan di perairan pulau Ahus Kabupaten Nunukan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus, September dan Oktober. Alat tangkap yang digunakan adalah bubu tancap dengan bahan dasar jaring dengan bingkai kawat besi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil tangkapan total kepiting bakau antara periode bulan baru dan bulan purnama berturut-turut adalah 776 ekor dan 1.036 ekor. Hasil ini berbeda nyata dengan nilai signifikansi 0,006, sehingga dapat disimpulkan bahwa periode bulan berpengaruh nyata tehadap hasil tangkapan kepiting bakau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail