Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Suku Dayak Ga’ai di Kabupaten Berau dan Potensinya Sebagai Materi Pembelajaran Biologi
Penelitian etnobotani bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat, bagian dari tumbuhan yang digunakan, cara penggolahan tumbuhan, cara penggunaan tumbuhan sebagai obat oleh suku Dayak Ga’ai dan potensinya sebagai pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan di Desa Long Laai, kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi. Data penelitian diperoleh dengan wawancara, observasi, analisis dokumen otentik. Responden ini adalah ketua adat, bidan kampung dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penelitian terdapat 15 spesies tumbuhan yang digunakan sebagai obat oleh suku Dayak Ga’ai tumbuhan tersebut berasal dari beberapa famili yang berbeda. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, batang, kulit batang, akar, rimpang, dan umbut. Tumbuhan yang digunakan sebagai obat diolah dengan cara direbus, ditumbuk, diremas, direndam dalam air, diparut, dipanaskan di atas api dan dimakan langsung. Masyarakat menggunakan obat-obatan tersebut dengan cara diminum, ditempel, sebagai air mandi, dan digosok. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai kajian etnobotani materi pembelajaran biologi, hal ini karena terdapat kesesuaian hasil penelitian dengan materi keanekaragaman hayati yang diajarkan pada kelas X serta struktur dan fungsi jaringan tumbuhan yang diajarkan pada kelas XI. Sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai materi pendukung pembelajaran biologi.