Penggunaan Model Perangkap Terhadap Hama Penggerek Batang Padi Di Kecamatan Tanjung Palas Utara
Hama penggerek batang padi merupakan hama utama yang dapat menurunkan produktivitas tanaman padi. Upaya pengendalian hama tersebut dapat dilakukan menggunakan perangkap berferomon. Jenis atau model perangkap dapat memberikan efek bagi keberhasilan pengendalian hama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis perangkap dan membandingkan antar jenis perangkap terhadap jumlah hama penggerek batang padi yang terperangkap. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yang terdiri dari 4 jenis perangkap yakni perangkap dollat (P1), kotak (P2), botol (P3), toples (P4) dan diulang sebanyak 6 kali. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis penggerek batang padi yakni penggerek batang padi kuning, penggerek batang padi putih, dan penggerek batang padi merah jambu. Jumlah penggerek batang padi terperangkap lebih banyak pada jenis perangkap dollat, namun tidak terdapat perbedaan dibandingkan dengan jenis perangkap lainnya. Selain itu, tidak terdapat pula perbedaan jumlah penggerek batang padi pada masing-masing kelompok (lingkungan), kecuali penggerek batang padi merah jambu. Jumlah penggerek padi merah jambu pada kelompok 1 berbeda dengan kelompok 4, 5, dan 6 atau jenis ini hanya ditemukan pada kelompok 1 dan 3. Hal ini mengindikasikan bahwa penggerek batang padi kuning dan putih ditmmukan pada berbagai kondisi lingkungan pada lokasi penelitian, sedangkan penggerek batang padi merah jambu memiliki kondisi lingkungan yang lebih spesifik. Serta, pengendalian ketiga hama tersebut dapat menggunakan feromon yang dikombinasikan dengan perangkap dollat, kotak, botol, dan toples.