ANALISIS KANDUNGAN Escherichia coli dan TOTAL Coliform PADA PERAIRAN LAUT PULAU TARAKAN
Berbagai aktivitas penyumbang pencemaran perairan yang dilakukan di daerah pesisir seperti rumah tangga, industri dan pelabuhan. Limbah Merupakan faktor yang mempengaruhi keberadaan bakteri E.coli dan Total coliform dalam perairan. Tujuan penelitian untuk mengukur kandungan E.coli dan total coliform pada perairan laut Pulau Tarakan. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Juni 2022 dengan menggunakan metode deskriptif. Penentuan lokasi sampling dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode uji laboratorium yang digunakan yaitu Colilert 18 (in House) dan SNI 2333.1:2015, kemudian dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah No.22 Tahun 2021 mengenai standar baku mutu air laut air laut untuk pelabuhan, wisata bahari dan biota laut. Titik pengukuran dan pengambilan sampel air laut dilakukan pada 5 titik stasiun dengan masing-masing stasiun 3 kali ulangan berdasarkan sumber penghasil pencemaran dari aktivitas yang terdapat di laut dan pesisir. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata E.coli pada stasiun 1-5 secara berurutan yaitu 16,3; 20,3; 12,7; 17,7; 23,7 Jml/100 mL dan nilai rata-rata hasil pengukuran coliform 59.000,0; 1.673,3; 3.340,0; 1.386,7; 7.946,7 Jml/100 mL. Hasil pengukuran parameter kualitas air sebagai data pendukung diperoleh suhu berkisar 30,7-31,3 C, pH 7,3-8,0, DO 2,6-4,9 mg/L, salinitas 10,3-25,0 ‰, dan TDS 14,537-30,688 mg/L. Perairan pada stasiun 1-5 parameter Escherichia coli belum memenuhi standar baku yang ditetapkan untuk pelabuhan dan biota laut tetapi masih memenuhi standar untuk wisata bahari. Total coliform di setiap stasiun belum memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan baik untuk kegiatan pelabuhan, wisata bahari dan biota laut