Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: LISDAWATI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Identifikasi dan deskripsi morfologi siput tanpa cangkang (gastropoda) dan potensinya sebagai sumber ajar

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan morfologi siput tanpa cangkang (slug) di kawasan Hutan Lindung Gunung Selatan Kota Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai sumber ajar dalam pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan November hingga Desember 2025 di empat stasiun pengamatan yang masing-masing menggunakan plot berukuran 20 x 20 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 1 spesies siput tanpa cangkang di seluruh stasiun pengamatan, yaitu Parmarion martensi. Spesies ini memiliki karakteristik morfologi unik berupa cangkang yang tereduksi sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan. Kondisi lingkungan di lokasi penelitian mendukung keberlangsungan hidup spesies ini dengan parameter rata-rata: intensitas cahaya 226–911 lux, pH tanah 5,2–6,0, suhu udara 25,8–29,5°C, kelembaban udara 84,8–94% RH, dan kelembaban tanah 3,5–4,5%. Hasil identifikasi dan deskripsi ini berpotensi besar untuk digunakan sebagai sumber ajar biologi di tingkat SMA, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup dan keanekaragaman hayati serta pada mata kuliah yang terdapat di perguruan tinggi. Data ini dapat membantu memahami konsep adaptasi morfologi dan hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya melalui fenomena nyata di lingkungan sekitar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi dan deskripsi morfologi siput tanpa cangkang (gastropoda) dan potensinya sebagai sumber ajar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan morfologi siput tanpa cangkang (slug) di kawasan Hutan Lindung Gunung Selatan Kota Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai sumber ajar dalam pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan November hingga Desember 2025 di empat stasiun pengamatan yang masing-masing menggunakan plot berukuran 20 x 20 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 1 spesies siput tanpa cangkang di seluruh stasiun pengamatan, yaitu Parmarion martensi. Spesies ini memiliki karakteristik morfologi unik berupa cangkang yang tereduksi sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan. Kondisi lingkungan di lokasi penelitian mendukung keberlangsungan hidup spesies ini dengan parameter rata-rata: intensitas cahaya 226–911 lux, pH tanah 5,2–6,0, suhu udara 25,8–29,5°C, kelembaban udara 84,8–94% RH, dan kelembaban tanah 3,5–4,5%. Hasil identifikasi dan deskripsi ini berpotensi besar untuk digunakan sebagai sumber ajar biologi di tingkat SMA, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup dan keanekaragaman hayati serta pada mata kuliah yang terdapat di perguruan tinggi. Data ini dapat membantu memahami konsep adaptasi morfologi dan hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya melalui fenomena nyata di lingkungan sekitar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail