STUDI KANDUNGAN LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) PADA SEDIMEN SUNGAI PAMUSIAN PASAR TENGUYUN KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN
Logam Cu di lingkungan perairan sungai bervariasi akibat dari berbagai proses seperti pengenceran, adsorpsi oleh partikel, terakumulasi dalam biota dan mengendap di sedimen. Dalam lingkungan perairan ada tiga media yang dapat dipakai sebagai indikator pencemaran logam berat, yaitu air, sedimen dan organisme hidup. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar Cu di sedimen di wilayah perairan sungai pamusian pasar tenguyun Tarakan Tengah Kota Tarakan Kalimantan Utara Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2020 yang terdiri dari kegiatan lapang dan analisis logam berat di laboratorium. Kegiatan lapang mencakup pengukuran kualitas air, pengambilan sampel sedimen untuk analisis Cu dilakukan pada 3 stasiun yang menyebar pada arah barat, utara dan selatan dari timur perairan Sungai Pamusian Pasar Tenguyun sedimen tersebut di ekstrak kemudian dianalisis menggunakan AtomicAbsorption Spectrometry (AAS) untuk mengukur konsentrasi Cu sedimen. Konsentrasi logam Cu pada sedimen berkisar antara 0,15-0,39 mg/L pada ketiga stasiun penelitian. Presentase fraksi sedimen di semua lokasi stasiun penelitian yang dimana menunjukkan presentase tekstur masing-masing yaitu 89,28%, 91,51%, dan 94,47% pada fraksi Pasir, diikuti dengan sisa presentase tekstur debu yaitu 3,02%, 2,13%, 4,28 dan liat yaitu 7,70%, 6,36%, 1,25%. Nilai kualitas perairan Sungai Pamusian Pasar Tenguyun yaitu suhu perairan: 30,5-33,8°C, salinitas: 32,0-33,0 ‰, pH: 7,31-7,99, kekeruhan: 0,19-1,59 NTU. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat Cu pada ketiga stasiun masih berada di bawah ambang batas maksimum dari baku mutu yang telah ditetapkan.