Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Penulis: AJIS
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Bibliometrik Dalam Memetakan Tren Penelitian Pada Literatur Service Quality And Sustainable Marketing Terindeks Scopus 2015-2025

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Service Quality and Sustainable Marketing pada periode 2015–2025 melalui pendekatan analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis sebanyak 848 dokumen ilmiah terindeks Scopus yang diolah menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (RStudio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada bidang ini mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,21%, yang mengindikasikan peningkatan minat akademik secara konsisten. Topik dominan yang teridentifikasi meliputi service quality, marketing, dan customer satisfaction, dengan pergeseran tema terkini yang mengarah pada aspek perilaku konsumen dan integrasi keberlanjutan dalam praktik pemasaran. China dan Amerika Serikat teridentifikasi sebagai pusat kolaborasi global, dengan China sebagai negara paling produktif dalam jumlah publikasi. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel yang diterbitkan pada periode 2016–2019 di jurnal bereputasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Bibliometrik Dalam Memetakan Tren Penelitian Pada Literatur Service Quality And Sustainable Marketing Terindeks Scopus 2015-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Service Quality and Sustainable Marketing pada periode 2015–2025 melalui pendekatan analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis sebanyak 848 dokumen ilmiah terindeks Scopus yang diolah menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (RStudio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada bidang ini mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,21%, yang mengindikasikan peningkatan minat akademik secara konsisten. Topik dominan yang teridentifikasi meliputi service quality, marketing, dan customer satisfaction, dengan pergeseran tema terkini yang mengarah pada aspek perilaku konsumen dan integrasi keberlanjutan dalam praktik pemasaran. China dan Amerika Serikat teridentifikasi sebagai pusat kolaborasi global, dengan China sebagai negara paling produktif dalam jumlah publikasi. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel yang diterbitkan pada periode 2016–2019 di jurnal bereputasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Bibliometrik Dalam Memetakan Tren Penelitian Pada Literatur Service Quality And Sustainable Marketing Terindeks Scopus 2015-2025

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Service Quality and Sustainable Marketing pada periode 2015–2025 melalui pendekatan analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis sebanyak 848 dokumen ilmiah terindeks Scopus yang diolah menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (RStudio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada bidang ini mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,21%, yang mengindikasikan peningkatan minat akademik secara konsisten. Topik dominan yang teridentifikasi meliputi service quality, marketing, dan customer satisfaction, dengan pergeseran tema terkini yang mengarah pada aspek perilaku konsumen dan integrasi keberlanjutan dalam praktik pemasaran. China dan Amerika Serikat teridentifikasi sebagai pusat kolaborasi global, dengan China sebagai negara paling produktif dalam jumlah publikasi. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel yang diterbitkan pada periode 2016–2019 di jurnal bereputasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PEMENUHAN HAK ATAS PENDIDIKAN WARGA NEGARA MELALUI PROGRAM WAJIB BELAJAR MALINAU MAJU

2024•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemenuhan hak atas Pendidikan warga negara di Kabupaten Malinau dan bagaimana tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau dalam pemenuhan hak atas pendidikan melalui program Wajib Belajar Malinau Maju. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder selanjutnya bahan hukum primer maupun sekunder tersebut dianalisis melalui proses penalaran hukum yang logis dan sistematis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas Pendidikan di Kabupaten Malinau, meliputi (a) mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 67.14% (enam puluh tujuh koma empat belas persen) dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN, (b) membangun 1 (satu) Sekolah Dasar untuk 1 (satu) Desa, sedangkan untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama masih belum setiap Desa memiliki, (c) program Wajib Belajar (16 Tahun) Malinau Maju, (d) pelaksanaan program dana Bantuan Operasional Sekolah). Sedangkan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau dalam pemenuhan hak atas pendidikan diwujudkan dalam beberapa program dan kegiatan, meliputi: (a) Program Wajib Belajar 16 Tahun yang ditegaskan melalui Peraturan Bupati Malinau Nomor 1 Tahun 2017, melalui program rekrutmen formasi Guru baik melalui sistem Calon Pegawai Negeri Sipil maupun melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk memenuhi rasio murid terhadap Guru di Kabupaten Malinau, Program Desa Sarjana, program ini merupakan program inovatif dalam rangka penyediaan SDM di 109 Desa yang ada di Kabupaten Malinau, dan (d) Pembagian perlengkapan siswa-siswi mulai kaos kaki, buku tulis, buku gambar, seragam, baju batik, tas sekolah dan sepatu telah pemerintah sediakan semua, agar tidak ada alasan anak-anak untuk malas sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMENUHAN HAK ATAS PENDIDIKAN WARGA NEGARA MELALUI PROGRAM WAJIB BELAJAR MALINAU MAJU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemenuhan hak atas Pendidikan warga negara di Kabupaten Malinau dan bagaimana tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau dalam pemenuhan hak atas pendidikan melalui program Wajib Belajar Malinau Maju. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder selanjutnya bahan hukum primer maupun sekunder tersebut dianalisis melalui proses penalaran hukum yang logis dan sistematis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas Pendidikan di Kabupaten Malinau, meliputi (a) mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 67.14% (enam puluh tujuh koma empat belas persen) dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN, (b) membangun 1 (satu) Sekolah Dasar untuk 1 (satu) Desa, sedangkan untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama masih belum setiap Desa memiliki, (c) program Wajib Belajar (16 Tahun) Malinau Maju, (d) pelaksanaan program dana Bantuan Operasional Sekolah). Sedangkan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau dalam pemenuhan hak atas pendidikan diwujudkan dalam beberapa program dan kegiatan, meliputi: (a) Program Wajib Belajar 16 Tahun yang ditegaskan melalui Peraturan Bupati Malinau Nomor 1 Tahun 2017, melalui program rekrutmen formasi Guru baik melalui sistem Calon Pegawai Negeri Sipil maupun melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk memenuhi rasio murid terhadap Guru di Kabupaten Malinau, Program Desa Sarjana, program ini merupakan program inovatif dalam rangka penyediaan SDM di 109 Desa yang ada di Kabupaten Malinau, dan (d) Pembagian perlengkapan siswa-siswi mulai kaos kaki, buku tulis, buku gambar, seragam, baju batik, tas sekolah dan sepatu telah pemerintah sediakan semua, agar tidak ada alasan anak-anak untuk malas sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail