Abstrak
Perilaku manajemen diri merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh pasien hipertensi. Hal ini dikarenakan penerapan manajemen diri yang efektif dapat membantu mencegah dan mengurangi dampak komplikasi pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku self-management pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan kuesioner Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) versi bahasa Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel berjumlah 171 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat perilaku manajemen diri yang cukup (67,8%), diikuti oleh kategori kurang (16,4%), dan baik (15,8%). Perawat memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan self-management pasien hipertensi melalui pendekatan edukasi kesehatan, pemberian informasi terkait pola hidup sehat, pemantauan tekanan darah secara rutin, dukungan dalam kepatuhan pengobatan, serta pemberdayaan pasien untuk mengenali dan mengelola risiko komplikasi hipertensi.