Abstrak
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya, sehingga dikenal sebagai "silent killer". Salah satu gejala yang sering muncul adalah nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial. Terapi non farmakologi seperti Slow Stroke Back Massage (SSBM) telah terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala melalui mekanisme relaksasi saraf parasimpatis dan pelepasan endorfin. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan terapi SSBM dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui pendekatan proses keperawatan. Penelitian dilakukan terhadap dua pasien hipertensi dengan keluhan nyeri kepala, menggunakan metode case report yang meliputi lima tahap keperawatan: pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Terapi SSBM diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10 menit sebanyak dua kali sehari. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah dan skala nyeri kedua pasien. Nyeri kepala menurun dari skala 5–6 menjadi 0, sedangkan tekanan darah menurun dari 169/101 mmHg dan 161/106 mmHg menjadi 136/89 mmHg dan 134/90 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi SSBM efektif sebagai intervensi keperawatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala pada pasien hipertensi.